Empat Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi

Ayat Kursi adalah ayat paling agung dalam Al Quran. Ia juga penghulu semua ayat Al Quran. Ada empat waktu terbaik membaca ayat kursi, masing-masing memiliki keutamaan tersendiri.

1. Pagi Hari

- Advertisement -

Rasulullah mengajarkan umatnya untuk membaca ayat kursi pada waktu pagi hari. Keutamaannya, ia akan dilindungi Allah hingga petang.

إِذَا قَرَأَتْهَا حِيْنَ تُمْسِي أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُصْبِحَ

“Siapa yang membaca ayat kursi pada pagi hari, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR. Hakim; shahih)

2. Petang Hari

Rasulullah juga mengajarkan umatnya untuk membaca ayat kursi pada petang hari. Keutamaannya, ia akan dilindungi Allah hingga petang.

إِذَا قَرَأَتْهَا غُدْوَةً أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُمْسِيَ

“Siapa yang membaca ayat kursi pada petang hari, maka ia akan dilindungi hingga pagi.” (HR. Hakim; shahih)

- Advertisement -

Membaca ayat kursi pada pagi dan petang hari ini bisa dijadikan rutinitas sehingga 24 jam ia dalam perlindungan Allah. Karenanya ayat kursi dimasukkan sebagai salah satu dzikir Al Ma’tsurat oleh Hasan Al Banna.

3. Setelah Sholat Fardhu

Waktu terbaik membaca ayat kursi berikutnya adalah setelah sholat fardhu. Yakni dibaca sebagai dzikir, sebelum membaca doa setelah sholat.

Keutamaan bagi orang yang membiasakan membaca ayat kursi setelah sholat fardhu, ia akan dimasukkan Allah ke dalam surgaNya.

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلا الْمَوْتُ

“Barangsiapa membaca ayat kursi sehabis setiap sholat fardhu maka tiada penghalang baginya untuk memasuki surga kecuali hanya mati.” (HR. Thabrani)

- Advertisement -

Baca juga: Keajaiban Istighfar

4. Sebelum Tidur

Waktu terbaik membaca ayat kursi yang keempat adalah sebelum tidur. Dengan mengamalkan ini, insya Allah tak ada syetan yang berani menggoda.

Hal ini pernah disampaikan langsung oleh syetan saat tertangkap Abu Hurairah untuk yang ketiga kalinya.

“Lepaskanlah aku. Aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat yang akan membuatmu mendapat manfaat dari Allah karenanya.”

Abu Hurairah bertanya, “Kalimat-kalimat apakah itu?” Ia menjawab, “Apabila kamu hendak pergi ke peraduan, maka bacalah ayat kursi. Sesungguhnya engkau akan terus menerus mendapat pemeliharaan dari Allah dan tiada setan yang berani mendekatimu hingga pagi hari.” Maka Abu Hurairah pun melepaskannya.

Pada pagi harinya, Rasulullah kembali bertanya, “Apakah yang telah dilakukan oleh tawananmu tadi malam?”

Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, dia menduga bahwa dirinya mengajarkan kepadaku beberapa kalimat yang menyebabkan aku mendapat manfaat dari Allah karenanya, maka dia kulepaskan.”

Rasulullah bertanya, “Apa kalimat-kalimat itu?” Abu Hurairah menjawab, “Dia mengatakan kepadaku apabila engkau hendak pergi ke peraduan, bacalah ayat kursi dari awal hingga akhir. Dia mengatakan kepadaku, “engkau akan terus menerus mendapat pemeliharaan dari Allah dan tidak ada setan yang berani mendekatimu hingga pagi hari.”

Maka Nabi bersabda, “Ingatlah sesungguhnya dia percaya kepadamu tetapi dia sendiri banyak berdusta. Hai Abu Hurairah, tahukah kamu siapa yang kamu ajak bicara selama tiga malam itu?”

 “Tidak.”

Nabi bersabda, “dia adalah setan.” (HR. Bukhari)

Demikian empat waktu terbaik membaca ayat kursi. Semoga kita semua bisa mengamalkannya. [Muchlisin BK/Kisahikmah]

*Pembahasan lengkap mulai bacaan hingga keutamaan bisa dibaca di artikel Ayat Kursi

- Advertisement -

Terbaru

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...

Sejarah Bulan Muharram dan Peristiwa Penting yang Terjadi di Dalamnya

Bulan Muharram (المحرم) adalah bulan pertama dalam penanggalan hijriyah. Bagaimana sejarah bulan muharram dan peristiwa penting apa saja yang terjadi di dalamnya?