Jangan Ngaku Muslim Sejati Sebelum Tahu 16 Nama al-Qur’an Ini! (3)

Lanjutan dari Jangan Ngaku Muslim Sejati Sebelum Tahu 16 Nama al-Qur’an Ini! (2)

Busyra (Kabar Gembira)

Di dalam al-Qur’an banyak bertebaran ayat-ayat yang bermakna kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Mereka berhak mendapatkan surga yang lebih luas dari langit dan bumi sebagai tempat peristirahatan sebelum bertemu dengan Allah Ta’ala.

- Advertisement -

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik; bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan, ‘Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.’ Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka, di dalamnya, ada istri-istri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” (Qs. al-Baqarah [2]: 25)

Basyir (Pembawa Kabar Gembira)

Selain sebagai kabar gembira, al-Qur’an juga memiliki nama Basyir, yang membawa kabar gembira. Allah Ta’ala berfirman,

“Katakanlah, ‘Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (al-Qur’an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; yang membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” (Qs. al-Baqarah [2]: 97)

Mubin (Yang Menerangkan)

Selain menjadi sumber ilmu pengetahuan, al-Qur’an al-Karim juga menerangkan banyak persoalan terkait kehidupan di dunia dan akhirat. Al-Qur’an menerangkan berbagai persoalan terkait hukum suatu benda dan perbuatan, juga menerangkan kepada kaum Muslimin tentang sejarah-sejarah umat terdahulu dan ramalan masa depan yang pasti terjadi.

“Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi al-Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan.” (Qs. al-Maidah [5]: 15)

‘Aziz (Mulia)

Al-Qur’an disebut ‘aziz (mulia) karena merupakan firman Allah Ta’ala yang Mahamulia. Semua yang terhubung dengan-Nya bersifat mulia, pun orang-orang beriman disebut memiliki ‘izzah (kemuliaan). Nama ‘aziz ini, hendaknya juga menjadi spirit, jika kaum Muslimin benar-benar menghendaki kemuliaan, maka mereka harus membaca, menghafal, beramal, dan mendakwahkan al-Qur’an kepada sesamanya dalam kehidupan sehari-hari.

- Advertisement -

“Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari al-Qur’an ketika al-Qur’an itu datang kepada mereka, (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya al-Qur’an itu adalah kitab yang mulia. (Qs. Fushshilat [41]: 41)

Hal ini juga bermakna, tidaklah al-Qur’an bisa disentuh atau dinodai oleh orang-orang yang hina.

Bersambung ke Jangan Ngaku Muslim Sejati Sebelum Tahu 16 Nama al-Qur’an Ini! (4)

- Advertisement -

Terbaru

- Advertisment -