Semua Agama Menolak LGBT!

Lesbian, gay, biseksual, dan transeksual (LGBT) merupakan perilaku seksual yang menyimpang, tergolong dalam tindakan keji, membahayakan diri pelaku, dan juga lingkungan sekitar, baik dari segi kesehatan maupun moral. Menjijikkan.

- Advertisement -

Bukan hanya Islam yang jelas-jelas mengharamkan tindakan ini, seluruh agama juga menolaknya. Di antara agama yang menolak LGBT adalah Katholik, Budha, Yahudi, dan Hindhu.

Katholik

Disebutkan dalam al-Kitab, homoseksual merupakan tindakan bejat, perbuatan yang bertentangan dengan hukum alam, dan pelakunya menutup diri dari karunia hidup.

Yahudi

Di antara yang menyebutkan hukuman atas penyimpangan ini adalah Imamat (18:23 dan 20:31). Di sana terdapat kecaman bagi pelaku homoseksual, termasuk perbuatan keji, darahnya halal, dan harus dihukum mati.

Budha

Agama Budha memiliki tiga cabang; Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. Secara garis besar, dalam agama ini, penganutnya dibagi dalam dua kelompok besar; yang berada di dalam dan di luar biara. Terkait kehidupan di dalam biara, tindakan penyimpangan ini tidak dijelaskan secara langsung.

Sedangkan untuk penganut Budha yang tinggal di luar biara, ada Lima Sila yang harus ditaati, salah satunya tidak terlibat dalam tindakan asusila meliputi seks koersif, pelecehan seksual, penganiayaan anak, dan perzinaan.

Hindhu

Dalam agama Hindhu, homoseksual merupakan penyimpangan yang kontroversial. Pasalnya, teks-teks agama ini tidak ada yang secara eksplisit menyebutkan homoseksual. Namun, secara umum, Hindhu melarang tindakan ini.

- Advertisement -

Dalam agama Hindhu, cinta dianggap sebagai sebuah kekuatan yang kekal, merupakan pengabdian antara dua orang agar bisa mencapai Moksha atau pembebasan dari siklus kelahiran kembali.

Keinginan erotis, dalam Hindhu, atau sering disebut Kama dianggap sebagai salah satu kenikmatan yang paling sah di atas muka bumi ini. Hindhu juga melarang seks di luar nikah. Seks digambarkan dengan kehidupan pasangan yang penuh kasih sayang, biasanya heteroseksual, bukan homoseksual.

Islam

Homoseksual, di dalam Islam, erat kaitannya dengan penyimpangan kaum Nabi Luth ‘Alaihis Salam dan disebut sebagai penyimpangan yang belum pernah dilakukan oleh kaum sebelumnya. Pelakunya diazab oleh Allah Ta’ala dengan siksa yang pedih, sebab menolak untuk bertaubat. Selain dihujani batu, bagian bumi atas di balik ke bagian bumi bawah, dan sebaliknya.

Inilah di antara tugas kita sebagai dai, untuk menyampaikan kepada sebanyak mungkin umat manusia. Semoga dengan memahami duduk persoalannya, mereka akan kembali kepada fitrah penciptaan. Ialah berkasih sayang antara laki-laki dan perempuan dalam ikatan suci pernikahan yang dipenuhi nikmat, halal, dan berkah layaknya perbuatan para penghuni surga.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Sumber: Islam Digest Republika 31 Januari 2016

- Advertisement -

Terbaru

Nasehat Rasulullah Ini Mak Jleb Buat Kita di Bulan Syawal

“Ayo, mana yang lain?” Admin ODOJ mengingatkan di grup. Banyak yang belum tuntas tilawah harian. Pertengahan Syawal telah lewat, namun setoran juz...

Kisah Imam Ahmad dan Dahsyatnya Istighfar Penjual Roti

Sebelum meninggal, Imam Ahmad rahimahullah menceritakan bahwa suatu waktu dalam hidupnya, ketika usianya mulai tua, tiba-tiba muncul keinginan untuk mengunjungi satu kota...

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...

Lailatul Qadar Jatuh pada Malam 27 Ramadhan? Ini Dalil dan Tandanya

Lailatul Qadar jatuh pada malam berapa? Tak ada seorang pun yang bisa memastikannya. Namun ada dalil hadits yang menunjukkan secara umum, kemudian...