Dua Orang dan Dua Keluarga Pilihan Allah atas Semesta Alam

Allah Ta’ala memilih siapa saja yang Dikehendaki-Nya dari kalangan umat manusia untuk dijadikan kekasih dan hamba-hamba pilihan-Nya. Di antara milyaran bahkan triliunan manusia di muka bumi ini sejak zaman Nabi Adam, Allah telah memilih dua sosok dan dua keluarga sebagai generasi terbaik. Siapakah mereka?

Nabi Adam

- Advertisement -

Ialah manusia pertama yang menjadi bapak dari semua manusia di muka bumi ini. Allah Ta’ala memilih Nabi Adam dan istrinya sebagai Nabi yang pertama. Bahkan Allah Ta’ala memilihnya untuk dijadikan Khalifah di bumi, diberikan pengetahuan tentang nama-nama makhluk-Nya, juga diberikan keutamaan atas malaikat dan golongan jin.

Bahkan di dalam takdir diturunkannya Adam dan istrinya ke bumi, di dalamnya terdapat kebaikan yang amat banyak dan menjadi cikal bakal kehidupan manusia hingga akhir zaman.

Nabi Nuh

Inilah Rasul pertama. Setelah terhenti beberapa ratus tahun dari wafatnya Nabi Adam, Allah Ta’ala menurunkan Nabi Nuh untuk kembali memurnikan tauhid umat manusia.

Nabi Nuh berdakwah siang dan malam, secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, dengan beragam cara untuk mengajak manusia menyembah Allah Ta’ala. Sayangnya, kaumnya mendustakan. Bahkan istri dan anaknya turut dalam barisan kafirin yang terlaknat.

Maka Allah Ta’ala membinasakan kaum tersebut dan menyelematkan Nabi Nuh dan para pengikutnya dalam sebuah bahtera yang kisahnya abadi. Nuh adalah salah satu teladan terbaik dalam dakwah, “Tak kan surut walau selangkah, tak kan henti walau sejenak.”

Keluarga Nabi Ibrahim

Jika dua sosok sebelumnya disebut secara individu, maka maknanya adalah: sebelum mempersiapkan orang lain, siapkan diri terlebih dahulu. Ketika individu telah siap mengemban amanah dakwah, maka keluarga adalah sasaran pertamanya sebelum dan ketika berdakwah di luar.

- Advertisement -

Keluarga Ibrahim adalah parade keluarga Nabi. Beliau melahirkan Nabi Ismail dan Nabi Ishaq. Dari dua keturunan Nabi itu, lahirlah Nabi terakhir dan Imam para Rasul. Ialah Muhammad bin Abdullah yang risalahnya berlaku hingga akhir zaman.

Betapa mulianya Ibrahim dan Muhammad; nama keduanya seringkali disandingkan dengan nama Allah Ta’ala yang amat mulia.

Keluarga ‘Imran

Selain dari golongan Nabi dan Rasul, Allah Ta’ala memilih dari golongan yang bukan keduanya. ‘Imran adalah orang shaleh yang darinya terlahir Siti Maryam. Maryam adalah wanita penghulu surga yang dipilih oleh Allah Ta’ala untuk melahirkan seorang anak bernama ‘Isa tanpa melalui proses peretubuhan dengan seorang laki-laki.

Kelak, sebagaimana disebutkan dalam berbagai hadits shahih, Nabi ‘Isa ‘alaihis salam akan turun di akhir zaman untuk menghapuskan pajak dan mengalahkan Dajjal. Dan, beliau mengikuti syariat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan salam dan shalawat kepada Nabi Adam, Nabi Nuh, keluarga Nabi Ibrahim, dan juga keluarga ‘Imran. Dan, semoga kita bisa meneladani mereka dalam dakwah. Aamiin. [Pirman]

- Advertisement -

Terbaru

Kisah di Balik Lahirnya Buku Cinta Sehidup Sesurga

Cinta Sehidup Sesurga adalah sebuah buku inspirasi merawat cinta. Banyak kiat-kiat di dalamnya yang jika dipraktikkan dalam pernikahan, insya Allah suami istri...

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...