Ingin Diberi Rezeki Tanpa Batas? Amalkan 4 Ayat Ini (2)

Lanjutan dari Ingin Diberi Rezeki Tanpa Batas? Amalkan 4 Ayat Ini

Ali ‘Imran [3] Ayat 27

Bukalah mushaf, cari ayat ini, baca dengan hati, dan resapilah maknanya. Setelah itu, bukalah kitab tafsir dan datangilah guru, murabbi, ustadz, atau kiyai untuk menanyakan makna dan kandungannya.

- Advertisement -

Allah Ta’ala berfirman yang artinya,

“Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).” (Qs. Ali ‘Imran [3]: 27)

Sebagaimana Allah Ta’ala memasukkan malam ke dalam siang, seperti itu pula Dia memberikan rezeki tanpa batas kepada hamba-hamba yang Dikehendaki-Nya.

Sebagaimana Dia Ta’ala mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, semudah itu pula Dia melimpahkan rezeki kepada siapa pun yang Dia Kehendaki. Tiada yang sukar bagi-Nya. Dialah Penguasa semesta raya. Dialah Tuhan yang haq disembah. Tiada satu pun yang layak disekutukan dengan-Nya.

“Allah Ta’ala,” tulis Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim, “memberikan kekayaan kepada orang yang Dia Kehendaki dalam jumlah yang tidak (bisa) dihitung, serta menahan rezeki dari orang lain (sesuai Kehendak-Nya).”

“Sebab dalam hal itu,” pungkas Imam Ibnu Katsir, “terdapat hikmah, keinginan, dan kehendak-Mu.”

An-Nuur [24] Ayat 38

- Advertisement -

“(Meraka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (Qs. an-Nur [24]: 38)

Penisbatan ayat ini ditunjukkan kepada golongan-golongan manusia yang disebutkan oleh Allah Ta’ala dalam dua ayat sebelumnya.

Dia Ta’ala Berfirman yang artinya;

“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang. Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan shalat, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi berguncang.” (Qs. an-Nuur [24]: 36-37)

Bersambung ke Ingin Diberi Rezeki Tanpa Batas? Amalkan 4 Ayat Ini (3)

- Advertisement -

Terbaru

Inilah Ayat yang Membuat Umar Masuk Islam

Kemarahan Umar bin Khattab memuncak. Ia merasa agama baru telah membuat ajaran nenek moyangnya terinjak-injak. Maka ia ambil pedang, lalu pergi untuk mengakhiri apa...

Jenazah Utuh Thalhah bin Ubaidillah Saat Makamnya Dipindah

Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu gugur sebagai syahid pada Perang Jamal. 30 tahun kemudian, saat kaum muslimin memindahkan makamnya, mereka menyaksikan sebuah keajaiban. Jenazah...

Kisah Umar Marah kepada Abu Bakar Melebihi Marahnya kepada Utsman

Umar bin Khattab pernah marah kepada beberapa sahabat, terutama Abu Bakar Ash Shiddiq. Saat itu Umar sedang berduka karena menantunya meninggal dunia sehingga putrinya...

Penasaran Hadits Ini, Istri-Istri Nabi Mengukur Panjang Tangannya

Para istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat mencintai beliau. Tak hanya ingin menemani beliau di dunia, para ummul mukminin juga ingin segera menyusul Rasulullah...