Waspadailah 4 Strategi Jahat Setan Ini! (2)

Lanjutan dari Waspadailah 4 Strategi Jahat Setan Ini! (2)

Setelah membungkus keburukan agar terlihat sebagai sebuah kebaikan yang menawan dan penuh pesona, setan akan mengerahkan seluruh tenaga agar manusia lupa dari mengingat Allah Ta’ala. Saat melupakan Allah Ta’ala, setan akan segera masuk ke dalam jiwa, menjadi lintasan pikiran, lalu benar-benar beramal buruk.

- Advertisement -

Belum berhenti, setan akan melakukan dua strategi ini guna menjerumuskan manusia ke dalam lubang binasa yang muaranya adalah siksa neraka.

Berupaya Mengubah Firman-Nya

Yang disasar oleh setan dalam strategi ini adalah kalangan menengah ke atas, utamanya mereka yang berilmu. Dengan mengandalkan ilmu yang dipelajari, mereka menjadi sombong, lalu mengubah-ubah agama Islam sesuai seleranya.

“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.”
(Qs. an-Nisa [4]: 119)

Di antara makna ‘mengubah ciptaan Allah’ dalam ayat ini adalah mengubah agama Allah Ta’ala sesuai dengan nafsu mereka. Inilah yang menjadi sebab munculnya berbagai jenis aliran-aliran sesat yang jumlahnya semakin menjamur seiring menuanya zaman.

Judi dan Minuman Keras

Bisa dibilang, ini cara yang paling kasar. Setan akan menjerumuskan manusia dalam amalan-amalan buruk yang berdampak pada kehancuran. Bukan hanya kepercayaan, amalan ini juga berpotensi merusak diri dan harta seorang manusia.

Di antara perbuatan-perbuatan yang dijadikan startegi setan untuk menyesatkan manusia disebutkan oleh Allah Ta’ala dalam Firman-Nya,

“Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat. Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (Qs. al-Maidah [5]: 91)

- Advertisement -

Orang yang mengonsumsi minuman keras, otaknya rusak, jiwanya kacau, fisiknya pun melemah. Mereka tak memiliki kemampuan untuk mengingat Allah Ta’ala dengan baik. Di otaknya hanya ada nafsu, keburukan, dan maksiat. Selain itu, mereka juga akan terhalang dari mendirikan shalat dan berbagai jenis amal shalih lainnya.

Semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari seluruh godaan setan yang terkutuk.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Rujukan: Hikmah Harian Republika

- Advertisement -

Terbaru

- Advertisment -