KH. M. Arifin Ilham: (Amalan) Ringan dan Sederhana, Tapi Sangat-Sangat Besar Pahalanya

Ada satu amalan yang terkesan ringan dan sederhana, tapi pahalanya sangat agung di sisi Allah Ta’ala. Hal ini sebagaimana dinasihatkan oleh Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham, “Hal ringan dan sederhana, tetapi sangat-sangat besar nilai dan manfaatnya.”

- Advertisement -

Apakah amalan yang dimaksud oleh pemimpin Majlis az-Zikra ini?

Ialah dawaamul wudhu, selalu menjaga wudhu.

Sosok yang kerap mengenakan busana serbaputih ini pun menjelaskan 10 keagungan yang didapatkan jika seorang hamba membiasakan menjaga wudhu.

Dicintai Allah

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Surat al-Baqarah [2] ayat 222 bahwa Allah Ta’ala mencintai orang-orang yang senantiasa bertaubat dan orang-orang yang senantiasa mensucikan dirinya.

Sunnah Mulia

Dai kelahiran Banjarmasin ini mengutip sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Tiada yang serius dengan selalu menjaga wudhunya, kecuali orang yang benar-benar beriman.”

Didoakan Malaikat

Para malaikat senantiasa berdoa untuk orang yang menjaga wudhu dengan mengatakan, “Ya Allah, ampunilah dosanya. Rahmatilah dia sampai wudhunya batal.”

Manfaat Fisik

- Advertisement -

Orang yang senantiasa menjaga wudhu auranya segar. Wajahnya segar, bersih, dan senantiasa berseri. “Bersih, segar dan bercahaya mukanya.” tulis Kiyai Haji Arifin.

Menundukkan Nafsunya

Orang yang senantiasa menjaga wudhu akan terjaga nafsunya. Syahwatnya tidak bergejolak.

Energinya Positif

Kaum Muslimin yang senantiasa menjaga wudhu akan mendapatkan himmatul hasanaati. Ialah energi yang selalu berhasrat pada kebaikan, kehalalan, dan nilai-nilai positif.

Tumbuhnya Akhlak Mulia

Energi positif itu terus bertumbuh dan terawat dengan baik hingga melahirkan akhlak yang mulia. Sebab akhlak mulia mustahil lahir dari mereka yang hasratnya tinggi pada keburukan.

Dijamin Meninggal Husnul Khatimah

Inilah dambaan setiap kaum Muslimin, meninggal dalam keadaan terbaik. Menjaga wudhu menjadi jaminan, sebab mati datang tiba-tiba, tanpa konfirmasi. Jika ajal datang dalam keadaan suci, insya Allah ia akan meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

Kuburnya Terang

- Advertisement -

Orang yang membiasakan wudhu, makamnya akan bercahaya. Cahaya itu berasal dari pancaran tubuhnya yang senantiasa menjaga wudhu.

Termasuk Ahlul Karaami

Derajat ini diberikan kelak, di akhirat. Mereka yang senantiasa menjaga kesucian dengan berwudhu akan mendapatkan kedudukan yang mulia di sisi Allah Ta’ala.

Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham lantas melengkapi taujih Rabbaninya dengan mengutip beberapa hadits.

“Sejatinya umatku pada Hari Kiamat akan datang dalam kondisi wajah dan ujung-ujung tangan dan kakinya bersinar pertanda mereka berwudlu semasa hidupnya di dunia.“ (Hr Imam al-Bukhari dan Imam Muslim).

“Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu), maka malaikat akan tetap mengikuti. Lalu ketika ia bangun, niscaya malaikat itu berucap, ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si Fulan. Karena ia tidur di malam hari dalam keadaan suci.” (Hr Imam Ibnu Hibban dari ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma).

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

Nasehat Rasulullah Ini Mak Jleb Buat Kita di Bulan Syawal

“Ayo, mana yang lain?” Admin ODOJ mengingatkan di grup. Banyak yang belum tuntas tilawah harian. Pertengahan Syawal telah lewat, namun setoran juz...

Kisah Imam Ahmad dan Dahsyatnya Istighfar Penjual Roti

Sebelum meninggal, Imam Ahmad rahimahullah menceritakan bahwa suatu waktu dalam hidupnya, ketika usianya mulai tua, tiba-tiba muncul keinginan untuk mengunjungi satu kota...

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...

Lailatul Qadar Jatuh pada Malam 27 Ramadhan? Ini Dalil dan Tandanya

Lailatul Qadar jatuh pada malam berapa? Tak ada seorang pun yang bisa memastikannya. Namun ada dalil hadits yang menunjukkan secara umum, kemudian...