Kesalahan Fatal Penulis Pemula

Salah satu kesalahan fatal penulis pemula adalah terlalu banyak meletakkan syarat agar tulisannya menjadi layak dibaca. Padahal menulis pada esensinya adalah mengemukakan apa yang ada di dalam benak penulis ke dalam sebuah tulisan.

- Advertisement -

Benar atau salah-menurut pembaca-adalah soal lain. Penulis pemula-seperti saya-seringkali merasa takut ketika karyanya diabaikan, lewat begitu saja tanpa meninggalkan kesan bagi  pembacanya.

Padahal, waktu yang saya luangkan untuk menulis lumayan banyak juga. Terkadang ketika lelah menunggu kendaraan umum atau dalam perjalanan. Maklumlah, di mana ada kesempatan menulis, penulis pemula seperti saya tak akan melewatkan satu detik pun.

Bahkan untuk mereka yang kadang membuat saya keki, sebel, marah sampai menangis akan menjadi inspirasi untuk menulis.

Terkadang, tulisan sang master penulis pun kerap menyudutkan para penulis pemula dan membuat mereka berhenti menulis.

Lalu, kalau penulis pemula terus menerus berpikiran seperti itu, kapan bisa benar-benar menjadi penulid yang produktif?

Hari ini seperti ada babak baru dalam episode menulis saya. Saya bertemu dengan satu komunitas yang insya Allah memiliki visi yang sama. Komunitas yang ingin menorehkan kebaikan dengan menulis. Kami akan belajar banyak hal bersama-sama. Salah benar adalah keniscayaan untuk menjadi penulis yang lebih baik.

- Advertisement -

Sejak hari ini saya berhenti memikirkan syarat bahwa tulisan bagus adalah yang mendapat banyak pujian atau pengakuan. Seperti kata Ali bin Abi Thalib, menulis merupakan salah satu upaya untuk mengikat ilmu. Saya ingin mengikat ilmu dengan mulai menulis.

Seperti apa  pun hasilnya, just rrite it! Tentang tema apa pun, kapan pun dan di mana pun tempatnya.

Karena tulisan kita, sejatinya merupakan persembahan Yang Maha Memberi inspirasi, Allahu Rabbul ‘Izzati.

Saya yakin, ada begitu banyak hikmah berserakan dalam setiap perjalanan kembali pada-Nya. Mulai hari, saya bertekad untuk terus menulis berbagai hikmah yang saya temui dalam perjalanan ini. Semoga yang sedikit ini menjadi bekal di Hari Perhitungan kelak. Aamiin.

Saya yakin, apa yang disampaikan dengan hati akan sampai ke hati pula. [Farida Rachmawati-Peserta Belajar Menulis Online]

- Advertisement -

Terbaru

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...

Lailatul Qadar Jatuh pada Malam 27 Ramadhan? Ini Dalil dan Tandanya

Lailatul Qadar jatuh pada malam berapa? Tak ada seorang pun yang bisa memastikannya. Namun ada dalil hadits yang menunjukkan secara umum, kemudian...

Ciri Orang yang Mendapat Lailatul Qadar

Lailatul qadar memang tidak bisa dipastikan tanggal berapa turunnya. Namun ada tanda-tandanya sebagaimana disebutkan dalam hadits dan dijelaskan para ulama. Lalu bagaimana...

Tanda-Tanda Lailatul Qadar, Segera Lakukan Ini Jika Mendapatinya

Tak seorang pun di masa sekarang yang bisa memastikan kapan turunnya lailatul qadar. Namun Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam telah menjelaskan tanda-tanda lailatul...