Inilah yang Dikatakan Malaikat Jika Anda Doakan Sesama Muslim

Senang sekali menjadi orang Muslim. Bahagia dan bangga lantaran Allah Ta’ala kurniakan hidayah keislaman kepada kita. Di antara bonusnya, jika kita beragama Islam, maka dalam sehari-bahkan mungkin tiap menit atau detik-kita akan senantiasa mendapatkan limpahan doa dari kaum Muslimin lain di berbagai belahan bumi.

- Advertisement -

Pasalnya, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjanjikan pahala yang agung bagi siapa yang mendoakan saudaranya sesama kaum Muslimin. Bahkan, malaikat pun turut mendoakan mereka.

“Doa seorang Muslim bagi saudaranya saat tidak di hadapannya (tidak diketahui oleh yang didoakan) akan dikabulkan,” demikian sabda Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Salam suatu ketika. Lanjutnya sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, “Di dekatnya ada malaikat yang bertugas.”

Selain berada di dekatnya, para malaikat itu juga memanjatkan doa sebagaimana diriwayatkan pula oleh Imam Ibnu Majah, “Setiap kali ia memohon kebaikan bagi saudaranya,” malaikat itu akan berkata sebagaimana diriwayatkan pula oleh Imam Ahmad bin Hanbal, “Aamiin. Semoga kamu pun mendapatkan yang semisal dengannya.”

Mengetahui keutamaan hadits ini, dan sebagai bentuk baktinya kepada guru, Imam Ahmad bin Hanbal mendoakan Imam asy-Syafi’i selama tiga puluh tahun tanpa henti. Bahkan, beliau mengatakan kepada anak Imam asy-Syafi’i, “Ayahmu termasuk enam orang yang selalu aku doakan setiap selesai shalat.”

Di atas generasi beliau, ada sosok As’ad bin Zurarah yang selalu didoakan oleh Ka’ab bin Malik setiap kali mendengar adzan Jum’at. Saat anaknya Ka’ab bin Malik bertanya, “Wahai Ayah, mengapa kau selalu mendoakan As’ad bin Zurarah setiap kali mendengar adzan shalat Jum’at?”

“Wahai Anakku,” jawab Ka’ab, “sebab dia adalah orang yang pertama mengimami kami shalat Jum’at di Madinah.”

- Advertisement -

Ketika itu, berdasarkan jawaban Ka’ab bin Malik kepada anaknya, jumlah kaum Muslimin yang mendirikan shalat Jum’at di Madinah sebanyak empat puluh orang laki-laki.

Maka mendoakan orang lain yang sama akidahnya dengan kita adalah cara paling cerdas agar semua permintaan kebaikan kita dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Sebab kita akan mendapatkan apa yang kita doakan kepada sahabat sesama Muslim tersebut.

Yang terpenting, selain orang tua dan keluarga, senantiasalah panjatkan doa untuk para ustadz, guru atau dosen, teman belajar, sahabat satu kajian, dan kaum Muslimin di mana pun mereka berada. Terutama kaum Muslimin di daerah jihad fisik melawan penjajah. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

- Advertisment -