Inilah Kalimat yang Tertulis di Atas ‘Arsy Allah

Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Ta’ala. Dialah Tuhan yang menciptakan dan mencukupi kebutuhan seluruh hamba-hmaba-Nya, mulai dari hewan melata yang papa hingga manusia yang paling sempurna. Dialah Rabb Yang Mahakuasa dan Maha Terpuji, Yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan.

- Advertisement -

Tiada daya untuk melakukan taat dan tiada upaya untuk meninggalkan maksiat kecuali atas kekuatan dari Allah Ta’ala. Hanya kepada Allah Ta’ala kami menyembah, dan hanya kepada-Nyalah kami memohon pertolongan. Ialah permohonan tulus agar diberikan petunjuk kepada jalan yang lurus, ialah jalan yang ditempuh oleh para Nabi dan orang-orang yang diberikan nikmat kepada mereka, bukan jalannya orang-orang yang ingkar dari golongan Yahudi atau jalannya orang yang tersesat dari golongan Nashrani.

Orang-orang terdahulu yang ditimpa adzab memiliki kondisi yang lebih segala-galanya dari kondisi umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

“Generasi sebelum mereka itu,” tulis Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, “lebih banyak jumlahnya, lebih banyak keturunannya, lebih tinggi kedudukannya, dan lebih hebat pembangunannya.” Akan tetapi, Nabi yang diutus kepada mereka tidak lebih mulia dari Nabi yang diutus kepada umat akhir zaman ini.

Dari segi ini, seharusnya kita lebih bertaqwa di banding mereka. Sebab, mereka yang lebih segala-galanya saja, langsung binasa saat ditimpakan adzab atas pengingkarannya terhadap firman-firman Allah Ta’ala yang dibawa oleh para Rasul-Nya.

Beruntungnya, Allah Ta’ala menangguhkan adzab bagi kita, umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Dia telah menetapkan pada Diri-Nya sifat Kasih Sayang kepada umat akhir zaman ini. Padahal, Dia Mahakuasa untuk menimpakan adzab kepada siapa pun, sesuai Kehendak-Nya.

Sifat ini pula yang Dia tuliskan di atas ‘Arsy-Nya yang agung sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim dalam ash-Shahihain sebagaimana diriwayatkan dari al-A’masy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

- Advertisement -

ان الله لما خلق الخلق،كتاباعنده فوق العرش:

ان رحمتى تغلب غضبى

(Innallaha lammaa khalaqal khalqa, kataba kitaaban ‘indahu fauqal-‘Arsyi; Inna Rahmatii taghlibu ghadhabii)
“Ketika Allah Ta’ala menciptakan makhluk, Dia menulis sebuah kitab yang yang ada di sisi-Nya di atas ‘Arsy-Nya: “Sungguh, Rahmat-Ku mengalahkan Murka-Ku.”

Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hamba yang berkasih sayang kepada sesama karena-Mu dengan terus mengajak umat kepada-Mu. Ya Allah, semoga kami layak mendapatkan Rahiim-Mu yang melebihi agung dan nikmatnya Rahman-Mu di dunia ini. Aamiin. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

Kisah di Balik Lahirnya Buku Cinta Sehidup Sesurga

Cinta Sehidup Sesurga adalah sebuah buku inspirasi merawat cinta. Banyak kiat-kiat di dalamnya yang jika dipraktikkan dalam pernikahan, insya Allah suami istri...

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...