Sembuh dari Kanker setelah Sedekah

Allah Ta’ala yang menciptakan sakit, Dia pula yang menciptakan obatnya. Dalam setiap sakit ada obatnya. Dan, untuk mendapatkannya dibutuhkan usaha sungguh-sungguh dalam waktu yang lama.

- Advertisement -

Sebut saja namanya Fulanah. Dikabarkan hamil, rasanya amat sumringah. Penantian lama dengan sang suami pun seakan terbayar lunas dengan kabar gembira itu. Bayangan lucu dan menggemaskannya sang bayi semakin terputar kuat dalam imajinasi seiring bertambahnya usia kandungan.

Sayangnya, Allah Ta’ala berkehendak yang paling baik untuk semua hamba-hamba-Nya. Janin Fulanah keguguran. Sebab berada di daerah pedalaman, ia dan suaminya pun harus menempuh perjalanan udara ke kota lain di provinsinya untuk melakukan kuret.

Bolak-balik ke kota tersebut tentulah memakan biaya yang tak sedikit, tenaga yang besar, dan waktu yang tak bisa dibilang singkat. Anehnya lagi, selepas dikuret, Fulanah justru sering mengalami perdarahan dari lubang kemaluannya.

Maka, ia dan suami pun kembali berobat ke dokter spesialis kandungan yang memeriksanya tempo hari. Setelah melakukan pemeriksaan dengan saksama, ternyata sang dokter tidak mengetahui penyebab keluarnya darah dari kemaluan Fulanah.

Suami istri itu pun pulang ke tempat tinggalnya dengan harapan kosong dan tanda tanya besar tentang misteri penyakit yang dialaminya. Entah berapa kali, keduanya bolak-balik untuk berobat. Namun, sang dokter tetap tidak bisa mengidentifikasi penyebab utama perdarahan itu.

Hingga suatu hari, ketika hendak melakukan kontrol, Fulanah berniat membawa uang dalam jumlah yang banyak. Bukan untuk diberikan kepada dokter yang memeriksanya, ia berniat menyedekahkan harta yang ditaruhnya di tas tersebut kepada yang berhak menerimanya.

- Advertisement -

Ketika di ruang tunggu bandara di kotanya, dalam hati Fulanah berdoa, “Ya Allah, kirimkanlah orang yang aku bisa bersedekah kepadanya.”

Tak lama setelah itu, datanglah pengemis tepat ketika keduanya hendak beranjak. Maka diberikanlah sejumlah uang yang telah disiapkan. Ketika itu, pengemis pun kaget sebab menerima sedekah yang amat banyak, sedangkan suaminya turut bertanya, “Mengapa memberikan uang kepada pengemis sebanyak itu?”

Sang istri hanya tersenyum dan menjelaskan bahwa ia hanya berniat untuk bersedekah.

Sepulangnya dari berobat kala itu, seperti biasanya, Fulanah memasak. Di tengah aktivitasnya menyiapkan hidangan sebagai seorang istri, Fulanah merasakan mual, seperti hendak buang air. Ia pun bergegas ke kamar mandi mengikuti nalurinya.

Betapa kagetnya ia ketika yang keluar bukan kotoran, tapi segumpal daging. Namun, di tengah kagetnya, ia masih berpikir jernih dan mengambil plastik untuk menempatkan segumpal daging tersebut, kemudian dibawa ke dokter kandungan yang selama ini mengobatinya.

- Advertisement -

Setelah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap gumpalan daging itu, sang dokter menyimpulkan bahwa gumpalan tersebut merupakan kanker. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana ceritanya gumpalan itu bisa keluar dengan sendirinya saat Fulanah ingin buang air tempo hari?

Setelah itu, Fulanah dinyatakan sembuh. Alhamdulillah. [Pirman]

Sumber: 7 Password Percepatan Rezeki

- Advertisement -

Terbaru

Kisah Pemuda Melamar Calon Istri Kedua dengan Kata-Kata Bilal

Pemuda itu galau. Ia jatuh cinta kepada seorang gadis padahal dirinya sudah menikah. Hari demi hari, dirasakannya cinta makin merasuk ke jiwa....

Boleh Jadi Kamu Membenci Sesuatu, Padahal Ia Amat Baik Bagimu

“Yah, kenapa sih mobil kita kecil? Sudah sesak nih,” kata seorang anak kepada ayahnya saat mereka berlima bepergian menuju sebuah tempat wisata.

Nama Istri-Istri dan Anak-Anak Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu memiliki enam orang anak. Seluruhnya menjadi tokoh-tokoh di zamannya, dalam berbagai bidang yang berbeda.

4 Keutamaan Wudhu yang Mencengangkan

Karena sering dilakukan, kadang wudhu dianggap biasa saja dan disepelekan. Padahal, keutamaan wudhu itu luar biasa. Wudhu adalah cara...