Rasa Lelah yang Dipenuhi Berkah

Lelah sejatinya hanya siklus yang harus senantiasa kita lewati. Lelah merupakan sifat manusiawi yang pasti ada. Namun, kita harus benar-benar pandai melihat ke dalam diri, khusus tentang sebab yang mengantarkan kita pada kondisi lelah.

- Advertisement -

Ketika lelah, cobalah melakukan introspeksi; mengapa dan setelah melakukan aktivitas apa sehingga kita merasa lelah? Sebab hanya tujuh jenis kelelahan inilah yang senantiasa dipenuhi keberkahan dari Allah Ta’ala.

Menuntut Ilmu

Setiap rasa lelah yang dirasakan karena menuntut ilmu ada berkah yang senantiasa diberikan oleh Allah Ta’ala. Apalagi jika ilmu yang dicari bisa semakin mendekatkan seseorang kepada Allah Ta’ala.

“Dialah yang menurunkan al-Kitab (al-Qur’an) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi al-Qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah, (kemudian) mencari-cari takwilnya. Padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata, ‘Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat. Semuanya dari sisi Tuhan kami.’ Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.” (Qs. Ali ‘Imran [3]: 7)

Dengan menuntut ilmu, seorang hamba layak mendapat julukan ulul albab ketika ilmunya disertai iman dan berbuah amal.

Menjemput Rezeki yang Halal

Ketika ada rasa lelah yang menggelayut sepulang bekerja seharian, tersenyumlah. Bersama lelah lantaran kerja ada curahan berkah yang membuat kebaikan senantiasa bertambah melimpah.

Bahkan, ada dosa-dosa yang tidak diampuni oleh Allah Ta’ala kecuali jika seseorang bekerja menjemput nafkah, mengupayakan rezeki untuk melaksanakan kewajibannya sebagai kepala keluarga untuk istri-istri, anak-anak, dan seluruh keluarga yang berada dalam kepemimpinannya.

Jihad Seorang Ibu

- Advertisement -

Jangan pernah bersedih jika Anda merasakan lelah saat mengandung, melahirkan, dan merawat anak-anak hingga mereka dewasa. Sebab banyak Muslimah yang tidak mendapatkan nikmat tersebut; sebab kelelahan yang melanda di sepanjang hari akan dikonversikan dengan berkah yang akan semakin tercurah.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman [31]: 14)

Bersambung ke Rasa Lelah yang Dipenuhi Berkah (2)

- Advertisement -

Terbaru

Nasehat Rasulullah Ini Mak Jleb Buat Kita di Bulan Syawal

“Ayo, mana yang lain?” Admin ODOJ mengingatkan di grup. Banyak yang belum tuntas tilawah harian. Pertengahan Syawal telah lewat, namun setoran juz...

Kisah Imam Ahmad dan Dahsyatnya Istighfar Penjual Roti

Sebelum meninggal, Imam Ahmad rahimahullah menceritakan bahwa suatu waktu dalam hidupnya, ketika usianya mulai tua, tiba-tiba muncul keinginan untuk mengunjungi satu kota...

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...

Lailatul Qadar Jatuh pada Malam 27 Ramadhan? Ini Dalil dan Tandanya

Lailatul Qadar jatuh pada malam berapa? Tak ada seorang pun yang bisa memastikannya. Namun ada dalil hadits yang menunjukkan secara umum, kemudian...