Orang yang Tidak Dikabulkan Doanya

8
ilustrasi @pinterest

“Berdoalah kepada-Ku,” firman Allah Ta’ala dalam al-Qur’an, “niscaya akan Kukabulkan permintaanmu.”

Namun, sebagaimana disebutkan dalam sunnah Nabi-Nya, ada orang-orang yang tertolak doanya. Siapakah mereka?

“Wahai sekalian manusia,” sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam suatu ketika, “sesungguhnya Allah Ta’ala itu baik, dan tidak menerima kecuali yang baik-baik.”

Dia Mahabaik, dan menolak semua jenis keburukan. Sebab itu, semua yang diperintahkan-Nya adalah kebaikan, dan semua yang menjadi larangan-Nya adalah keburukan.

Lanjut Rasulullah sebagaimana diriwaytkan dari Abu Hurairah, “Sesungguhnya Allah Ta’ala telah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman apa yang telah diperintahkan kepada para Rasul-Nya.”

Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam membacakan ayat yang artinya, “Hai para Rasul, makanlah makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal shaleh. Sesungguhnya Aku Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs. al-Mu’minun [23]: 51)

Dilanjutkan dengan Firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami kurniakan kepadamu.” (Qs. al-Baqarah [2]: 172)

“Setelah itu,” lanjut Imam Ahmad meriwayatkan, “Rasulullah menceritakan seseorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut, dan pakaiannya berdebu.”

“Orang tersebut,” sebagaimana diriwayatkan pula oleh Imam Muslim, “mengangkat kedua tangannya ke langit seraya mengucapkan, ‘Ya Rabbku, ya Rabbku.'”

Tutur Rasulullah sebagaimana diriwayatkan pula oleh Imam Tirmidzi ini, “Sementara makanannya haram, minumannya juga haram, pakaiannya haram, dan dibesarkan (tumbuh) dengan makanan yang haram.”

Pungkas Nabi Shallalahu ‘alaihi wa Sallam sebagaimana dikutip oleh Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, “Bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?”

Itulah di antara sebab tertolaknya sebuah permintaan yang dipanjatkan kepada Allah Ta’ala. Bahkan jika ada sedikit saja makanan haram yang masuk ke dalam tubuh dan menjadi daging, maka berhak bagi tersebut satu tempat di neraka.

Makanan yang haram sudah dijelaskan oleh Allah Ta’ala melalui al-Qur’an dan Sunnah Nabi-Nya, baik yang haram secara zatnya, haram dalam mendapatkannya, ataupun karena tidak menyebut nama Allah ketika menyembelihnya.

Semoga hadits ini bisa menjadi sarana evaluasi diri. Jika ada doa yang terhambat, bisa jadi sebabnya lantaran makanan yang masuk ke dalam perut. Karenanya, makanlah yang baik dan halal, serta janganlah berlebih-lebihan. [Pirman]

Berita sebelumyaRahasia Keshalehan Luqman al-Hakim
Berita berikutnyaAyat yang Membuat Rasulullah Menangis

8 KOMENTAR

  1. Apakah ini berarti akan menjadi sia2 harapan kita ternyata tanpa sadar kita termasuk kedalam golongan yang tertolak do’anya. Kemudian apa jika kita sedang terjebak dalam lingkar keburukan percuma saja kita berdo’a? Namun dilain sisi kita juga dilarang berputus asa atas rahmatNYA.

    • ALLAH MAHA PENGAMPUN,, INSYA ALLAH,…
      menurut yg saya pahami, yg sdh trlanjur terjadi,terjadi lah…
      Dan ALLAH mengampuni segala ketidaktahuan kita
      Jadi menurut yg saya pahami, tetaplah berbaik sangka dgn penuh keyakinan bhw ALLAH akan selalu mengampuni dosa2 kita dan akan mengabulkan doa2 kita.
      Sembari kita terus berusaha menjaga diri dari perbuatan yg tidak ALLAH ridhoi. Termasuk di dalamnya hal2 yg ALLAH haramkan.
      Wallahu ‘alam
      Hanya ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI

    • ALLAH MAHA PENGAMPUN,, INSYA ALLAH,…
      menurut yg saya pahami, yg sdh trlanjur terjadi,terjadi lah…
      Dan ALLAH mengampuni segala ketidaktahuan kita
      Jadi menurut yg saya pahami, tetaplah berbaik sangka dgn penuh keyakinan bhw ALLAH akan selalu mengampuni dosa2 kita dan akan mengabulkan doa2 kita.
      Sembari kita terus berusaha menjaga diri dari perbuatan yg tidak ALLAH ridhoi. Termasuk di dalamnya hal2 yg ALLAH haramkan.
      Wallahu ‘alam
      Hanya ALLAH YANG MAHA MENGETAHUI semua hal tanpa kecuali

  2. Hanya berusaha dan senantiasa memohon ampunanx agar terhindar dari makanan / minuman yg baik zat maupun sifatx haram

  3. Sesuap asupan minuman dan makanan yang masuk ke tubuh kita yang didapatkan dengan cara atau dari uang haram akan membuat sholat kita tidak diterima dan do’a kita tidak diijabah oleh Allah SWT selama 40 hari (Ihya Ulumuddin, Bab Makanan)

  4. Bagaimana jika anak kecil yang tak mengerti apa apa makan makanan haram dari orang tuanya. Waah kalo bagisn daging yang hatam tempatnya dineraka anak itu dijamin masuk neraka. Tolong yg hisa menjelaskan kasus seperti ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.