Orang yang Digiring seperti Semut Kecil Berbentuk Manusia ke Neraka

Percaya akan adanya surga dan neraka adalah bagian dari iman kepada yang ghaib. Surga sebagai tempat penuh kenikmatan akan diberikan kepada siapa yang beriman dan beramal shaleh.

- Advertisement -

Sedangkan neraka yang menyala api siksanya, yang minumannya nanah dan darah mendidih dan makanannya berupa zaqqum yang merusak pencernaan dan tubuh.

Ada banyak gambaran surga dan neraka sebagaimana tersebut dalam al-Qur’an dan hadits yang shahih. Gambaran tersebut benar adanya, dan wajib diyakini oleh orang Islam yang beriman.

Ada orang yang suka mencela sesama dan melakukan ghibah terhadap sesama kaum muslimin. Bagi orang ini, lidah mereka akan dipotong dengan gunting yang terbuat dari api.

Sebab lalai menjaga lisan pula, seseorang diburaikan ususnya kemudian dia mengelilingi ususnya sebagaimana keledai yang mengelilingi penggilingan.

Dalam sebuah hadits shahih riwayat Imam Ahmad sebagaimana dikutip Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya disebutkan, ada sekelompok orang yang digiring bagaikan semut kecil berbentuk manusia ke dalam neraka. Siapakah mereka?

“Pada Hari Kiamat mereka akan digiring seperti semut kecil dalam bentuk manusia yang tertutupi oleh segala sesuatu, sehingga mereka masuk ke dalam penjara di neraka jahannam yang berbama Bulas.”

- Advertisement -

Selain itu, sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Amr bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya ini disebutkan, “Mereka diliputi api dari segala jenis api,” dan mini man yang diberikan kepada mereka adalah, “Thinatul khabal (cairan nanah) penghuni neraka.”

Mereka yang berhak mendapat siksa jenis ini adalah orang al-Mutakabbirun. Ialah orang-orang yang sombong dari kalangan Yahudi dan Nasrani.

Mereka yang menolak kebenaran dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan menukarnya dengan harga yang amat murah lagi sedikit.

Mereka juga berhak mendapatkan kemurkaan dari Allah Ta’ala, padahal Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Terhadap orang ini, Ibnu Katsir mengatakan, “Mereka akan masuk ke dalam neraka dengan keadaan terhina, tercela, dan tidak terhormat sama sekali.”

- Advertisement -

Itulah upah bagi mereka yang sombong; yang menentang Allah Ta’ala dengan mendustakan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. [Pirman]

- Advertisement -

Terbaru

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...

Sejarah Bulan Muharram dan Peristiwa Penting yang Terjadi di Dalamnya

Bulan Muharram (المحرم) adalah bulan pertama dalam penanggalan hijriyah. Bagaimana sejarah bulan muharram dan peristiwa penting apa saja yang terjadi di dalamnya?