Kisah Menakjubkan Di Balik Sukses Perusahaan Raksasa Toyota

Nama Toyota sangatlah akrab di telinga kita. Perusahaan dengan produk utamanya berupa mobil ini sanggup menjadi di antara yang terdepan dalam industri otomotif kelas dunia. Selain memiliki stadion sepak bola kapasitas sejagat, Toyota juga menjadi sponsor utama dalam Piala Dunia antar klub yang digelar saban tahun.

- Advertisement -

Bukan sulap bukan sihir, perusahaan yang diinisiasi oleh Sakichi Toyoda memiliki perjalanan panjang yang terbentang mulai tahun 1800-an hingga kini. Ide yang mulanya sederhana ini terus dikembangkan dengan memanfaatkan nilai-nilai budaya bangsa Jepang yang mendunia.

Sakichi Toyoda memulai debutnya lantaran kegundahannya menyaksikan sang bunda yang harus duduk menggelosor di lantai, menenun kain untuk dijadikan pakaian. Rasa cintanya yang tulus membuatnya berpikir untuk menciptakan mesin tenun agar ibunya bisa bekerja sambil duduk layaknya orang kantoran.

Didorong oleh baktinya, Toyoda pun berhasil menciptakan mesin tenun paling sederhana yang kala itu terbuat dari kayu. Sang ibu pun bisa menenun sambil duduk santai mengoperasikan mesin buatan buah hatinya.

Tak puas, Toyoda terus melakukan inovasi hingga menemukan mesin tenun paling mutakhir kala itu, yang terbuat dari besi. Lantaran temuannya itu pula, Jepang berhasil menguasai industri tekstil tingkat dunia. Mesin buatannya dibuat dalam jumlah banyak, industrinya berkembang sangat pesat. Tak kurang, ada 50 mesin tenun temuan Toyoda.

Berkembang dengan temuan mesin tenunnya, Toyoda melirik pasar Eropa dan Amerika yang berhasil mengembangkan industri angkutan manusia, mobil. Ia mengutus anaknya, Kiichiro, untuk keliling Eropa dan Amerika guna mempelajari industri pembuatan mobil. Agar mendapatkan izin belajar, Kiichiri menjual hak paten mesin tenun tipe G yang merupakan temuan paling mutakhir di bidang tenun.

Waktu bergulir, usaha keluarga Toyoda berkembang pesat seiring berjalannya waktu. Karena tak berkanan nama keluarganya dijadikan nama perusahaan, Toyoda pun diganti menjadi Toyota setelah sebelumnya diadakan kompetisi menciptakan nama perusahaan tersebut.

- Advertisement -

Kini, kita menikmati Toyota sebagai salah satu angkutan utama negeri ini. Perusahaan ini berhasil berkembang pesat dan menyasar pasar kalangan menengah hingga kalangan atas. Tanpa banyak diketahui, rupanya, di balik sukses Toyota ada sesuatu yang sederhana, tapi sangat menggerakkan.

Cinta seorang anak yang tulus kepada ibunya.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Sumber: Resonansi Republika, Jumat, 8 Januari 2016

- Advertisement -

Terbaru

Nasehat Rasulullah Ini Mak Jleb Buat Kita di Bulan Syawal

“Ayo, mana yang lain?” Admin ODOJ mengingatkan di grup. Banyak yang belum tuntas tilawah harian. Pertengahan Syawal telah lewat, namun setoran juz...

Kisah Imam Ahmad dan Dahsyatnya Istighfar Penjual Roti

Sebelum meninggal, Imam Ahmad rahimahullah menceritakan bahwa suatu waktu dalam hidupnya, ketika usianya mulai tua, tiba-tiba muncul keinginan untuk mengunjungi satu kota...

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...

Lailatul Qadar Jatuh pada Malam 27 Ramadhan? Ini Dalil dan Tandanya

Lailatul Qadar jatuh pada malam berapa? Tak ada seorang pun yang bisa memastikannya. Namun ada dalil hadits yang menunjukkan secara umum, kemudian...