Lakukan Ini Jika Tak Sempat Berdoa, Allah Pasti Berikan yang Terbaik

0
3658
ilustrasi @benefithuman.blogspot.com

Berdoa adalah inti ibadah. Berdoa merupakan wujud ketergantungan seorang hamba kepada Rabbnya. Berdoa juga menjadi senjata yang paling ampuh bagi orang-orang yang beriman.

Namun, ada kondisi ketika seorang hamba benar-benar tak sempat memanjatkan doa dalam bentuk permintaan. Baik karena kesibukan atau alasan lainnya.

Jika Anda berada dalam kondisi tidak sempat berdoa, ada satu rahasia yang dianjurkan oleh Nabi hingga Anda dijamin mendapatkan hal-hal terbaik, meski tanpa memintanya kepada Allah Ta’ala.

Imam Abu Bakar Al-Thurthusy Al-Andalusi dalam Al-Ma’tsurat mengutip riwayat hasan gharib dari Imam At-Tirmidzi Rahimahullahu Ta’ala bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda dalam sebuah hadits qudsi;

“Barang siapa yang menyibukkan diri dengan mengingat-Ku, niscaya Aku akan memberikan kepadanya yang terbaik dari apa yang Aku berikan kepada orang-orang yang memohon.”

Oleh beberapa kalangan, hadits qudsi ini dijadikan dalil bagi mereka untuk tidak berdoa kepada Allah Ta’ala karena sebagian besar pendoa tak ubahnya menuntut upah, padahal tidak bekerja dengan baik.

Akhir-akhir ini memang banyak dijumpai sebagian kalangan kaum Muslimin yang benar-benar sibuk berdoa hanya dalam makna meminta karunia kepada Allah Ta’ala, bukan karena melakukan ketaatan sebab berdoa memang bagian dari ibadah bahkan menjadi inti dalam ibadah.

Jika mau jujur, Allah Ta’ala telah memberikan nikmat yang amat besar, bahkan ketika seorang hamba belum sempat memintanya.

Oksigen yang berlimpah, padahal harganya mahal di rumah sakit. Sendi yang bebas bergerak, begitu pula organ-organ dalam dan luar tubuh yang semuanya tidak ternilai dengan apa pun di dunia ini.

Bahkan ketika ada yang hendak membeli satu bola mata, tentu kita akan menolaknya karena mengetahui betapa pentingnya fungsi mata untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Begitu pula dengan organ tubuh lainnya.

Alhasil, doa yang sejatinya merupakan ibadah bergeser menjadi ajang menuntut kepada Allah Ta’ala, padahal nikmat-Nya tiada pernah bisa dihitung atau dituliskan meski semua daun menjadi kertas, batang pohon menjadi pena, dan air di seluruh lautan dan samudera dijadikan tinta.

Sehingga yang perlu dilakukan adalah menyibukkan diri dengan beribadah kepada Allah Ta’ala dalam semua maknanya. Sibukkanlah diri dengan mengingat-Nya melalui dzikir, membaca Al-Qur’an, shalat, dan ibadah –ibadah lainnya.

Jika semua ibadah yang Dia syariatkan berhasil dilakukan dengan baik, semua kebutuhan kita pasti tercukupi. Bahkan Allah Ta’ala akan memberikan yang terbaik meski kita tidak sempat berdoa dalam makna meminta karunia. [Kisahikmah]

 

SHARE
Previous articleMerasa Jauh dengan Allah? Lakukan 3 Hal Ini Agar Dekat Dengan-Nya (3)
Next articleYa Allah, Beratkanlah Ujianku