Tersesat di Kawasan Arkeologi, Temuan Gadis Muslimah Ini antara Misteri dan Keajaiban

Pemuda itu menutup buku dan mengarahkan jari-jarinya ke lilin. Beberapa saat kemudian, ia kembali mengarahkan jarinya yang lain ke atas lilin itu. Apakah ia sedang membakar jari-jarinya? Atau melakukan sebuah ritual mistis? Atau jangan-jangan, pemuda itu bukan manusia?

- Advertisement -

Ketakutan gadis itu semakin bertambah dan ia tak bisa tidur sama sekali menyaksikan pemuda itu terus duduk dalam kondisi demikian hingga pagi.

Saat fajar tiba, mulai hilanglah ketakutan gadis itu. Terlebih saat sang pemuda pagi itu mengantarnya hingga tiba di kota.

Dengan detil, gadis itu menceritakan kepada orangtua apa yang dialaminya. Untuk memastikan kebenaran cerita buah hatinya itu, sang ayah kemudian pergi mencari pemuda tersebut.

Sampai di gubuk yang persis seperti cerita anaknya, ia mengaku musafir yang perlu beristirahat sejenak lantas meminta ditunjukkan jalan. Melihat tangan pemuda tersebut dibalut, ia pun bertanya.

“Dua malam yang lalu,” kata pemuda itu, “ada seorang gadis cantik datang ke gubuk ini. Ia tertinggal rombongan sekolahnya lalu menginap di sini. Syetan membisikkan agar aku menzinainya. Karena takut jika aku benar-benar tergoda, maka kubakar jari-jariku satu per satu agar iblis tidak berhasil menggodaku. Pikiran untuk menzinai gadis itu benar-benar menyakitiku, lebih sakit dari terbakarnya jari-jariku ini.”

Sang ayah kagum dengan pemuda tersebut. Di zaman sekarang, masih ada pemuda yang sangat takut kepada Allah. Ia kemudian mengundang pemuda itu ke rumahnya. Lalu menikahkan ia dengan anaknya yang tak lain adalah gadis cantik yang ia tolong malam itu.

- Advertisement -

“Bukannya mendapatkan si gadis tersebut dalam satu malam dengan cara haram,” kata Salim Muraisyid ketika menuliskan kisah nyata ini dalam bukunya Qashashun Abkatni, ”pemuda itu justru mendapatkan gadis cantik ini sepanjang hidup secara halal.” [Muchlisin BK/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...

Sejarah Bulan Muharram dan Peristiwa Penting yang Terjadi di Dalamnya

Bulan Muharram (المحرم) adalah bulan pertama dalam penanggalan hijriyah. Bagaimana sejarah bulan muharram dan peristiwa penting apa saja yang terjadi di dalamnya?