Rutinkan Amalan Ini, Insya Allah Kita Selamat dari Siksa Kubur (2)

Lanjutan dari Rutinkan Amalan Ini, Insya Allah Kita Selamat dari Siksa Kubur

Shalat

Shalat merupakan tiang agama dan amalan yang pertama kali dihisab di alam kubur. Siapa yang bagus shalatnya, maka bagus pula catatan amalan-amalan lainnya. Dan siapa yang shalatnya berantakan, sukar baginya untuk mendapatkan kebaikan dalam catatan amalan-amalan lainnya.

- Advertisement -

Shalat juga menjadi pencegah bagi seorang hamba dari melakukan perbuatan yang keji dan munkar.

Puasa

Puasa wajib dan sunnah. Di bulan Ramadhan dan bulan-bulan selainnya. Baik yang tahunan (Puasa Asyura, Puasa Arafah, dan lainnya), bulanan (‘Ayyamul Bidh dan lainnya), pekanan (Senin dan Kamis, dan sebagainya), atau harian (puasa Daud).

Puasa merupakan separuh keimanan. Ia masuk dalam ibadah khusus yang tidak disebutkan pahalanya secara jelas. Sebab, puasa itu untuk Allah Ta’ala. Dia sendiri yang akan langsung memberikan pahalanya.

Terdapat surga khusus bernama ar-Rayyan bagi siapa yang mendawamkan amalan puasa.

Mandi Jinabat

Banyak orang yang meremehkan amalan ini. Amalan ini hanya dilihat sekilas. Padahal, di baliknya ada pahala yang agung dari Allah Ta’ala.

Siapa mandi jinabat, ia telah meneladani Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Ia juga mengamalkan perintah Allah Ta’ala untuk bersuci, dan Dia Ta’ala mencintai hamba-hamba-Nya yang senantiasa bertaubat dan mensucikan diri.

Haji dan Umrah

- Advertisement -

Haji diwajibkan bagi kaum Muslimin yang mampu, sedangkan umrah disunnahkan bagi mereka yang mampu pula. Minimal, keduanya dilakukan sekali seumur hidup.

Bagi orang yang mampu namun enggan berhaji atau berumrah, ia berhak mendapatkan siksa kubur sebelum siksa di neraka. Sebab harta merupakan amanah dari Allah Ta’ala yang harus diprioritaskan untuk melakukan perintah-perintah-Nya dan sunnah-sunnah Nabi-Nya.

Sedekah

Sangat dianjurkan memberikan sedekah, meski seseorang termasuk dalam kategori miskin. Pasalnya, sedekah setengah buah kurma pun bisa menjadikan sebab bagi seorang hamba untuk selamat dari siksa kubur dan azab neraka.

Ketika tak mampu memberikan sedekah, meski dengan setengah buah kurma, hendaknya seorang Muslim tetap melaksanakan perintah mulia ini dengan berbuat baik, menyampaikan kalam yang menyejukkan, dan hadirkan wajah nan berseri dalam setiap perjumpaan dengan sesma kaum Muslimin dan umat manusia.

Bersambung ke Rutinkan Amalan Ini, Insya Allah Kita Selamat dari Siksa Kubur (3)

- Advertisement -

Terbaru

Kisah di Balik Lahirnya Buku Cinta Sehidup Sesurga

Cinta Sehidup Sesurga adalah sebuah buku inspirasi merawat cinta. Banyak kiat-kiat di dalamnya yang jika dipraktikkan dalam pernikahan, insya Allah suami istri...

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...