Jangan Hanya Sibuk Perang Opini, Hafalkan dan Amalkan juga Doa Ini!

Di akhir zaman, perang antara kebaikan dan keburukan tidak hanya berlangsung di medan laga, di lapangan terbuka. Perang itu terjadi di semua level kehidupan, di berbagai bidang, bahkan rame dan nyata terjadi di dunia maya, khususnya media sosial.

- Advertisement -

Dunia menjadi riuh-rendah, gegap-gempita. Tiada satu satuan waktu berlalu, kecuali ada isu yang diperdebatkan, tema yang dibicarakan, opini yang diembuskan. Jika dilihat lebih cermat, tiada yang nihil agenda. Selalu ada motif di balik diskusi panjang terkait sebuah tema tertentu.

Pelecehan surat al-Maidah ayat 51 yang masih sangat hangat. Dilakukan oleh seorang kepala daerah. Dibahas di banyak media online, cetak, sampai siar. Diikuti oleh banyak akademisi, praktisi, cendekiawan, sampai rakyat jelata.

Dengan tidak mengurangi sedikit pun rasa hormat kepada sahabat-sahabat yang terlibat aktif dalam perang opini ini, ada satu hal penting yang tidak boleh kita abaikan begitu saja. Lantaran perang opini itu nyata dan tak kalah dahsyatnya dengan perang tanding di medan laga, maka hal ini tak bisa dianggap remeh; dimana dan bagaimana pun medan perang yang Anda ikuti.

Ialah doa. Inilah senjata utama yang diberikan oleh Allah Ta’ala kepada orang-orang yang beriman. Inilah intinya ibadah. Inilah kunci kemenangan yang tiada sekali pun terdapat kekalahan di baliknya.

“Ya Rabb kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan haq.” (Qs. al-A’raf [7]: 89)

“Berikanlah keputusan antara kami dan mereka,” tulis Imam Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini, “dan menangkanlah kami atas mereka.”

- Advertisement -

Hanya kepada Allah Ta’ala kita menyembah. Dan hanya kepada Allah Ta’ala kita memohon pertolongan serta perlindungan. Dialah sebaik-baik pelindung dan pembela. Hanya Dia yang mampu memenangkan kita dalam perang opini yang amat dahsyat ini.

“Dan Engkaulah sebaik-sebaik Pemberi keputusan.” (Qs. al-A’raf [7]: 89)

“Allah Ta’ala adalah sebaik-baik Pemberi keputusan. Karena Allah Ta’ala Mahaadil dan tidak pernah melakukan kezhaliman sekali pun.” pungkas Imam Ibnu Katsir menjelaskan dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim.

Mari sebarkan doa-doa ini. Hafakan dan amalkan. Ajarkan kepada seluruh kaum Muslimin. Agar kita senantiasa berada di dalam golongan yang haq sampai akhir hayat. Aamiin.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

*Beli Tafsir Ibnu Katsir di 085691548528

- Advertisement -

Terbaru

4 Keutamaan Wudhu yang Mencengangkan

Karena sering dilakukan, kadang wudhu dianggap biasa saja dan disepelekan. Padahal, keutamaan wudhu itu luar biasa. Wudhu adalah cara...

Nasehat Rasulullah Ini Mak Jleb Buat Kita di Bulan Syawal

“Ayo, mana yang lain?” Admin ODOJ mengingatkan di grup. Banyak yang belum tuntas tilawah harian. Pertengahan Syawal telah lewat, namun setoran juz...

Kisah Imam Ahmad dan Dahsyatnya Istighfar Penjual Roti

Sebelum meninggal, Imam Ahmad rahimahullah menceritakan bahwa suatu waktu dalam hidupnya, ketika usianya mulai tua, tiba-tiba muncul keinginan untuk mengunjungi satu kota...

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...