Lakukan Ini saat Keluar Rumah, Andalah Pembawa Panji Malaikat

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam ath-Thabrani Rahimahumallahu Ta’ala dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda, “Tidak seorang pun yang keluar dari rumahnya, kecuali terdapat dua panji di pintu rumahnya. Satu panji di tangan malaikat dan satu panji yang lain berada di tangan setan. Jika keluarnya untuk sesuatu yang disukai Allah Ta’ala, maka dia akan diiringi oleh malaikat dengan panji-panjinya. Dia akan senantiasa berada di bawah panji-panji malaikat hingga kembali ke rumahnya. Jika keluarnya untuk urusan yang tidak disukai oleh Allah Ta’ala, maka dia akan diiringi oleh setan dan panji-panjinya. Dia akan senantiasa berada di bawah panji-panji setan hingga kembali pulang ke rumahnya.”

- Advertisement -

Apakah sudah sampai hadits agung ini kepada kita? Apakah hadits ini benar-benar baru kita ketahui? Jika demikian, semoga ada semangat untuk senantiasa menjadikannya sebagai panduan dalam beramal, khususnya saat hendak bepergian keluar rumah untuk urusan pekerjaan atau yang lainnya.

Di dalam hadits ini terdapat hikmah nan agung agar kita senantiasa berada dalam limpahan kebaikan berupa iringan malaikat dan berada di bawah panjinya hingga kembali ke rumah, sekaligus peringatan keras agar kita tidak diikuti setan dan berada di bawah panji mereka sampai pulang ke rumah.

Terkesan remeh, tapi termasuk perkara yang besar. Terlihat sederhana, padahal ada hal amat penting di dalamnya.

Apakah saat hendak keluar rumah ada niat agung untuk beramal shalih hingga masuk dalam kategori disukai Allah Ta’ala?

Apakah ketika beranjak dari rumah ke tempat belajar sempat terbersit kemauan dan kehendak nan tulus untuk mempelajari ilmu-ilmu Allah Ta’ala kemudian mengamalkannya dengan sungguh-sungguh demi kemaslahatan umat?

Adakah kita berbisik dan bertekad kuat untuk mencari nafkah dengan niat ibadah, agar anak-anak dan istri-istri tidak menjadi generasi lemah, agar keluarga kita terhindar dari siksa api neraka, agar mereka hanya menikmati harta yang halal, baik, dan diberkahi?

- Advertisement -

Jika semua yang kita lakukan berhasil diselaraskan dengan kaidah dalam hadits nan agung ini, insya Allah kita senantiasa diiringi malaikat sejak keluar rumah, sepanjang perjalanan, saat berada di tempat kerja atau belajar, hingga kembali ke rumah. Dan tiadalah manusia yang lebih tepat perkataannya kecuali Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

- Advertisment -