Ciri Orang yang Mendapat Lailatul Qadar

Lailatul qadar memang tidak bisa dipastikan tanggal berapa turunnya. Namun ada tanda-tandanya sebagaimana disebutkan dalam hadits dan dijelaskan para ulama. Lalu bagaimana ciri orang yang telah mendapatkan lailatul qadar?

- Advertisement -

Tidak ada ciri khusus orang yang mendapatkan lailatul qadar. Apalagi secara fisik, misal wajahnya menjadi lebih putih atau bagaimana.

Namun secara umum bisa diprediksi, siapa yang bersungguh-sungguh mencarinya sebagaimana anjuran Rasulullah, insya Allah ia mendapatkan lailatul qadar. Yakni bersungguh-sungguh mencari lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Ia tidak menyia-nyiakan malam tetapi justru mengisinya dengan memperbanyak ibadah. Baik sholat sunnah mulai shalat tarawih dan witir lalu ditambah tahajud, tilawah Al Quran, maupun memperbanyak dzikir dan berdoa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

Carilah ia di sepuluh malam terakhir. Jika salah seorang kalian lemah atau tidak mampu, maka janganlah ia kalah di tujuh malam terakhir. (HR. Muslim)

Ciri Amal Ramadhan Orang yang Mendapat Lailatul Qadar

- Advertisement -

Bersungguh-sungguh mencari lailatul qadar sebagaimana sabda Rasulullah di atas merupakan ciri orang yang mendapat lailatul qadar dilihat dari aspek amal Ramadhan-nya. Seperti apa cirinya?

Pertama, orang yang i’tikaf penuh pada 10 hari terakhir Ramadhan, insya Allah ia mendapatkan lailatul qadar.

Kedua, orang yang shalat Isya’ berjamaah, shalat tarawih dan Subuh berjamaah di masjid pada 10 hari terakhir, memperbanyak membaca doa lailatul qadar insya Allah ia juga mendapatkan lailatul qadar.

Dalam masa pandemi pada zona merah dengan penularan virus corona yang masih tinggi, i’tikaf dan shalat jamaah lebih dianjurkan di rumah. Yakni dalam rangka menghindari membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Baca juga: Tanda Lailatul Qadar

Ciri Pasca Ramadhan Orang yang Mendapat Lailatul Qadar

- Advertisement -

Selain ciri berdasarkan amal selama Ramadhan, orang yang mendapat lailatul qadar juga bisa dilihat dari perubahan yang terjadi setelah Ramadhan.

Jika setelah Ramadhan terjadi perubahan positif pada seorang muslim, ia menjadi lebih baik dan lebih shalih, insya Allah itu ciri bahwa ia mendapat lailatul qadar.

Ustadz Abdul Somad mencontohkan ciri orang yang mendapat lailatul qadar ini. Di antaranya adalah ia yang awalnya pemarah, menjadi tidak pemarah dan pandai mengelola emosi.

Yang awalnya pendendam berubah menjadi mudah memaafkan orang lain. Yang awalnya emosional berubah menjadi penyabar.

Demikian pula ibadahnya baik sholat maupun puasa sunnah dan tilawah meningkat. Serta lebih peka terhadap penderitaan sesama dan ringan tangan untuk menolong sesama. Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/Kisahikmah]

*Penjelasan lebih lengkap tentang lailatul qadar mulai dari keutamaan, tanda-tanda hingga doanya bisa dibaca di artikel Lailatul Qadar

- Advertisement -

Terbaru

Kebahagiaan Hakiki, Hikmah dari Cerita Danau Sebening Air Mata

Seorang pemuda mengembara sekian lama demi menemukan hakikat kebahagiaan. Ia bertanya pada banyak orang. Juga para sufi. Apa itu kebahagiaan hakiki.

Kisah di Balik Lahirnya Buku Cinta Sehidup Sesurga

Cinta Sehidup Sesurga adalah sebuah buku inspirasi merawat cinta. Banyak kiat-kiat di dalamnya yang jika dipraktikkan dalam pernikahan, insya Allah suami istri...

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...