Jika Bertemu Kumpulan Ini, Malaikat Duduk Bersamanya

Allah Ta’ala menugaskan kepada malaikat-malaikat-Nya berkeliling ke seantero bumi untuk mencari sekelompok manusia. Ketika mendapatinya, malaikat pun turun dan duduk bersama mereka hingga kumpulan itu berpisah. Setelah itu, para malaikat tersebut pun naik ke langit untuk melaporkan kepada Allah Ta’ala.

- Advertisement -

Siapakah sekelompok manusia pilihan ini sehingga malaikat bersedia duduk-duduk bersama mereka?

Ialah orang-orang beriman yang berkumpul dalam majlis dzikir. Di dalamnya, mereka saling mengingat Allah Ta’ala, membaca dan mengkaji firman-Nya, serta saling berbagi nasihat agar senantiasa berada dalam kebenaran, kasih sayang, dan kesabaran.

“Dari manakah kalian datang?” demikian pertanyaan Allah Ta’ala kepada malaikat-maliakat tersebut. Padahal, Dia Mahatahu segala sesuatu.

“Kami,” jawab para malaikat, “datang dari sisi hamba-hamba-Mu di muka bumi. Mereka bertasbih, bertakbir, bertahlil, bertahmid, dan memohon kepada-Mu.”

“Apa yang mereka minta kepada-Ku?” tanya Allah Ta’ala selanjutnya.

“Mereka memohon surga-Mu.” jawab para malaikat.

- Advertisement -

“Apakah mereka pernah melihat surga-Ku?” lanjut Allah Ta’ala.

“Tidak, wahai Rabbi.” ujar para malaikat melaporkan.

Allah Ta’ala pun mengatakan, jika mereka melihat surga-Nya, tentulah mereka akan lebih sungguh-sungguh dalam memanjatkan permintaan.

“Dan,” lanjut malaikat melaporkan, “mereka meminta perlindungan-Mu.”

Tanya Allah Ta’ala, “Dari apakah mereka memohon perlindungan-Ku?”

- Advertisement -

Jawab malaikat, “Dari neraka-Mu.”

“Apakah,” tanya Allah lagi, “mereka melihat neraka-Ku?”

“Tidak,” lapor malaikat, “wahai Rabbi.”

“Lalu bagaimana jika mereka pernah melihatnya?”

Terakhir, para malaikat melaporkan, “Mereka juga memonta ampunan dari-Mu.”

“Sungguh,” janji Allah Ta’ala, “Aku memberikan ampunan kepada mereka. Aku mengabulkan semua permintaan mereka. Aku pun melindungi mereka dari semua yang mereka meminta perlindungan-Ku darinya.”

Di dalam hadits panjang yang disepakati oleh Imam al-Bukhari dan Muslim ini, para malaikat pun menyebutkan bahwa ada orang yang memiliki banyak kesalahan dan lewat di sekitar majlis tersebut. Firman Allah Ta’ala yang ditujukan bagi orang ini, “Aku juga memberikan ampunan baginya. Sebab, mereka adalah orang-orang yang teman duduknya takkan merasakan sengsara, siapa pun dia.”

Semoga Allah Ta’ala memberikan kekuatan kepada kita untuk senantiasa menghadiri majlis dzikir. Majlis yang bisa membuat kita semakin dekat dengan Allah Ta’ala. Majlis yang bisa membuat kita semakin berhasrat dengan akhirat. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...

Sejarah Bulan Muharram dan Peristiwa Penting yang Terjadi di Dalamnya

Bulan Muharram (المحرم) adalah bulan pertama dalam penanggalan hijriyah. Bagaimana sejarah bulan muharram dan peristiwa penting apa saja yang terjadi di dalamnya?