Dua Surat yang Membela Pembacanya di Hari Kiamat

Allah Ta’aa telah menurunkan al-Quran yang terdiri dari seratus empat belas surat. Masing-masing surat memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh surat lainnya. Keistimewaan itu merupakan kelebihan, bukan berarti bahwa satu surat lebih rendah dari surat lainnya.

- Advertisement -

Misalnya, surat al-Ikhlash yang setara dengan satu pertiga kandungan di dalam al-Quran. Sehingga para ulama’ berpendapat, jika membaca surat ini tiga kali, maka ia seperti membaca tiga puluh juz al-Quran. Ada juga yang berpendapat bahwa satu pertiga itu terkait kandungan makna yang ada di dalam surat keseratus dua belas itu.

Surat lain yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memiliki keistimewaan adalah surat al-Baqarah (Sapi Betina). Selain merupakan surat terpanjang yang terdiri dari dua ratus delapan puluh enam ayat, di dalam surat kedua ini terdapat juga ayat terpanjang dalam al-Quran (ayat 282). Surat al-Baqarah juga memiliki keutamaan bisa membuat lari setan dari sebuah rumah yang dibacakan surat itu di dalamnya. (Baca : Begini Cara Mengusir Setan dari Rumah Anda)

Selain itu, sebagaimana disebutkan dalam banyak hadits, semua ayat al-Quran bisa memberikan syafaat kepada pembacanya kelak di Hari Kiamat. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal.

Jika surat al-Baqarah digabungkan dengan surat Ali ‘Imran (disebut az-Zahrawain), maka dalam lanjutan hadits dari Abu Umamah ini disebutkan, “Dan bacalah az-Zahrawain, karena keduanya datang di Hari Kiamat seolah-olah tumpukan awan atau dua benda yang menaungi, atau bagai dua kelompok burung yang mengembangkan sayapnya, dan akan menjadi pembela bagi pembacanya.”

Dalam hadits yang diriwayatkan pula oleh Imam Muslim ini dituturkan, “Bacalah al-Baqarah, karena ia mendatangkan berkah, meninggalkannya merupakan kerugian, dan para tukang sihir tidak akan sanggup menjangkau (pembacanya).” Di dalam shahihain, Imam Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa Rasulullah pernah membaca dua surat yang panjang ini dalam satu rakaat shalat.

Demikianlah keistimewaan dua surat ini. Semoga setelah mengetahui, kita akan senantiasa mengingatnya, menghapalkannya dan berusaha mempelajari seoptimal mungkin hingga bisa melaksanakan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

- Advertisement -

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan sayang-Nya kepada kita melalui perantara al-Quran. Aamiin. [Pirman]

- Advertisement -

Terbaru

Mengapa Jin Tak Berani Mengganggu Orang yang Membaca Ayat Kursi?

Mengapa jin tak berani mengganggu orang yang membaca ayat kursi? Berikut ini penjelasan ilmiah dan logisnya. Jin Sendiri Mengaku...

Rasulullah Tak Mengerjakan, Mengapa Puasa Tasua Jadi Sunnah?

Dua di antara amalan bulan Muharram adalah puasa tasua dan puasa asyura. Rasulullah biasa mengerjakan puasa asyura bahkan sangat mengutamakan. Namun puasa...

Kisah Ghibah di Zaman Nabi, Ketika Benar Tercium Bau Bangkai

Saat membaca Surat Al Hujurat ayat 12, kita memahami bahwa ghibah itu ibarat memakan daging saudara sendiri yang telah mati. Namun tahukah...

Sejarah Bulan Muharram dan Peristiwa Penting yang Terjadi di Dalamnya

Bulan Muharram (المحرم) adalah bulan pertama dalam penanggalan hijriyah. Bagaimana sejarah bulan muharram dan peristiwa penting apa saja yang terjadi di dalamnya?