Doa KH M Arifin Ilham untuk Pilgub DKI Jakarta yang Diamini dan Disambut Isak Tangis Puluhan Ribu Jamaah Dzikir

Dzikir akbar yang rutin diselenggarakan tiap ahad pertama awal bulan di Masjid az-Zikra Sentul Bogor Jawa Barat merupakan momen istimewa bagi kaum Muslimin negeri ini. Puluhan ribuan kaum Muslimin dan Muslimat mengikuti dzikir dengan antusiasme yang sangat tinggi dan berasal dari berbagai pelosok negeri.

- Advertisement -

Ahad, 3 April 2016 kemarin saja, kami menjadi saksi serombongan ibu-ibu yang mengenakan kerudung panjang warna hijau bertuliskan Majlis az-Zikra Sumatra Utara. Saat ditanya, mereka yang membawa banyak bawaan menjawab antusias, “Kami dari medan,” dengan logat bataknya yang kental.

Seperti magnet ruhani, acara dzikir tersebut benar-benar menghidupkan ruhani, menyehatkan jasmani, dan menggerakkan perekonimian setempat. Benar-benar dzikir yang berkah lantaran mempunyai nilai tambah kebaikan yang amat melimpah.

Hari itu, acara resmi dibuka sekitar jam 7 pagi waktu setempat. Dzikir yang langsung dipimpin oleh Kiyai Haji Muhammad Arifin dilaksanakan sekitar jam 8 lebih 30 menit. Spesial, karena beliau berdzikir cukup lama, hampir satu jam.

Dalam doa-doa yang diselingi taushiyah kala itu, ada satu doa yang begitu menarik respons para jamaah. Ialah doa untuk pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang akan digelar tahun depan. Seketika setelah doa dipanjatkan oleh Kiyai Haji Arifin, ribuan jamaah serentak mengamini dan mengiringinya dengan isak tangis, berharap agar doa sang kiyai dikabulkan oleh Allah Ta’ala.

“Ya Allah, segera hadirkan kepada kami pemimpin negeri yang benar-benar takut kepada-Mu. Lahirkan di tengah-tengah kami pemimpin yang mengajak kami agar takut kepada-Mu. Jadikan di antara kami pemimpin-pemimpin yang mengajak seluruh jajarannya untuk takut hanya kepada-Mu, ya Allah. Khusus untuk DKI Jakarta, ya Allah, hadirkan untuk kami pemimpin yang beriman.”

Banyak sekali dan sangat panjang doa yang dipanjatkan oleh Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham. Pun terhadap dua turis dari Italia yang sedang meliput dan berada di sisi kiri masjid. Beliau meminta jamaah untuk mendoakannya. “Kita sekarang diliput berbagai media. Itu (menunjuk ke arah turis berbaju gelap dengan kulit putih) media dari Italia. Kita doakan mereka masuk Islam.” katanya.

- Advertisement -

Hadirin pun langsung mengamini, sementara dua turis yang disapa dengan bahasa Inggris oleh dai asal Banjarmasin ini hany tersenyum sembari mengangguk.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

Mengapa Allah Bersumpah dengan Kuda Perang di Surat Al Adiyat?

Di awal Surat Al Adiyat, Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan menyebut kuda perang yang berlari kencang. Rangkaian sumpah ini ada di...

Kisah Pemuda Melamar Calon Istri Kedua dengan Kata-Kata Bilal

Pemuda itu galau. Ia jatuh cinta kepada seorang gadis padahal dirinya sudah menikah. Hari demi hari, dirasakannya cinta makin merasuk ke jiwa....

Boleh Jadi Kamu Membenci Sesuatu, Padahal Ia Amat Baik Bagimu

“Yah, kenapa sih mobil kita kecil? Sudah sesak nih,” kata seorang anak kepada ayahnya saat mereka berlima bepergian menuju sebuah tempat wisata.

Nama Istri-Istri dan Anak-Anak Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu memiliki enam orang anak. Seluruhnya menjadi tokoh-tokoh di zamannya, dalam berbagai bidang yang berbeda.