3 Rahasia dari Imam al-Ghazali Agar Bebas dari Zina

Ada tujuh anggota tubuh yang bisa menjadi sebab dosa dan siksa. Ialah mata, telinga, lisan, perut, kemaluan, tangan, dan kaki. Semuanya harus diwasapadai. Karena masing-masing dosa yang dikerjakan oleh anggota badan bisa menjadi jalan bagi setan untuk menjerumuskan seorang hamba ke dalam siksa neraka.

- Advertisement -

Semua dosa yang dilakukan oleh tujuh anggota badan tersebut berpeluang menjadi dosa besar. Baik karena dilakukan terus menerus atau karena memang tergolong dosa besar sebagaimana disebutkan oleh Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.

Salah satunya yang termasuk dalam dosa besar ialah zina yang dilakukan oleh ketujuh anggota badan dan-puncaknya-dibenarkan oleh kemaluan. Zina termasuk dosa besar yang mengakibatkan pelakunya menghuni neraka; disiksa di dalam bejana api yang tertutup.

Dosa zina sukar terampuni. Ia menjadi sebab gelapnya wajah dan hati serta suramnya kehidupan. Tidaklah seseorang berbuat zina, kecuali Allah Ta’ala timpakan padanya keburukan di dunia dan akhirat.

Zina juga diwariskan. Tidaklah seseorang berzina, terus menerus, enggan bertaubat kepada Allah Ta’ala; kecuali ada anggota keluarganya yang kelak dizinai. Na’udzubillahi min dzalik.

Hujjatul Islam Imam al-Ghazali Rahimahullahu Ta’ala membeberkan rahasia kepada kaum Muslimin tentang kiat membentengi diri dari perbuatan zina. Di dalam buku Bidayatul Hidayah, beliau menjelaskan tiga hal yang jika dilakukan, maka seseorang akan terjaga dari zina. Dengan izin Allah Ta’ala.

“Keberhasilan menjaga kemaluan bergantung pada keberhasilan menjaga mata dari memandang sesuatu yang diharamkan, menjaga hati dari berpikir negatif, dan menjaga perut dari sesuatu yang syubhat serta terlalu kenyang. Sebab itu semua (tiga hal tersebut) dapat menggerakkan nafsu.” tutur Imam al-Ghazali menjelaskan.

- Advertisement -

Pandangan yang tidak terjaga. Hati yang kotor. Dan perut yang terlalu kenyang. Itulah tiga sebab yang mengantarkan seseorang menuju zina nan keji.

Bermula dari mata ketika melihat sesuatu yang haram, lalu dituruti hingga nafsu bangkit. Nafsu akan semakin besar ketika apa yang terlihat dibayangkan. Kemudian lantaran terlalu kenyang, nafsu akan semakin menguat hingga seseorang benar-benar terjerumus dalam perbuatan zina.

Mari menjaga diri. Insya Allah, Allah Ta’ala akan menjaga kita. Mari membatasi diri dengan yang halal dan jangan sedikit pun menyentuh yang haram.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

Nasehat Rasulullah Ini Mak Jleb Buat Kita di Bulan Syawal

“Ayo, mana yang lain?” Admin ODOJ mengingatkan di grup. Banyak yang belum tuntas tilawah harian. Pertengahan Syawal telah lewat, namun setoran juz...

Kisah Imam Ahmad dan Dahsyatnya Istighfar Penjual Roti

Sebelum meninggal, Imam Ahmad rahimahullah menceritakan bahwa suatu waktu dalam hidupnya, ketika usianya mulai tua, tiba-tiba muncul keinginan untuk mengunjungi satu kota...

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...

Lailatul Qadar Jatuh pada Malam 27 Ramadhan? Ini Dalil dan Tandanya

Lailatul Qadar jatuh pada malam berapa? Tak ada seorang pun yang bisa memastikannya. Namun ada dalil hadits yang menunjukkan secara umum, kemudian...