Hindarilah 3 Hal yang Merupakan Sumber Segala Dosa Ini

0

Tazkiyah an-nafs atau yang kerap kita pahami sebagai proses pensucian diri merupakan bagian tak terpisahkan dari tiga proses pendidikan seorang hamba Allah Ta’ala. Tazkiyah harus dilengkapi dengan ta’lim dan tilawah hingga seorang hamba benar-benar melalui jalan spiritual sebagaiamana yang dirumuskan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Berbicara soal tazkiyah, ialah soal penyakit hati, dosa, maksiat, dan bagaimana cara mensucikannya. Bahwa semua manusia pasti berdosa, tapi ada begitu banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghindar hingga saldo dosa menjadi minimalis bahkan dinolkan, lalu diganti dengan saldo tabungan kebaikan. Sebanyak-banyaknya.

Karena itu, seorang hamba sangat penting untuk mengetahui hal-hal yang menjadi sumber dosa, hingga ia tidak terjerumus ke dalam lubang binasa dan siksa. Sebab, jika satu sumber dosa ini dikerjakan, maka seorang hamba akan terjerumus ke dalam dosa-dosa lain yang jumlahnya amat melimpah dan tiada batasnya. Na’udzubillah.

Dari sahabat mulia Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Asakir Rahimahullah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Tiga hal yang merupakan sumber segala dosa, hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya.”

Yang pertama, berhati-hatilah terhadap keangkuhan karena sikap ini menghalangi iblis dari bersujud (tanda hormat) kepada Nabi Adam ‘Alaihis salam.

Angkuh. Sombong. Keras kepala. Tinggi hati. Arogan. Dalam bahasa agama, sikap ini disebut takabbur. Maknanya, merasa besar, merasa paling benar, merasa paling suci, merasa paling baik, sehingga tidak mau menerima bahkan menolak kebaikan, usul, saran, nasihat, petuah, kritik dari orang lain.

Karena angkuh, setan melakukan dosa yang pertama. Menolak perintah Allah Ta’ala dengan keangkuhannya. Ia merasa besar hingga menolak bersujud kepada Adam ‘Alaihis salam yang dia anggap kecil. Padahal, sujudnya hanya penghormatan. Iblis melihat Adam ‘Alaihis salam sebagai sesuatu yang kecil, remeh, dan tak berharga, tapi luput dari melihat Allah Ta’ala Yang Mahabesar sebagai Zat yang memerintahkannya untuk bersujud.

Lantaran sikap merasa besarnya ini, iblis diusir. Padahal dahulunya, iblis merupakan makhluk yang pengetahuannya tentang Allah Ta’ala amatlah baik. Tapi menjadi terlaknat hanya karena satu sikap sombong ini.

Maka siapa pun manusianya, jika ia memiliki sifat sebagaimana sifat iblis ini, kelanjutan kisahnya akan sama saja. Ia akan dijebloskan ke dalam siksa neraka sebagai bonus atas sikap angkuhnya.

Bersambung ke Hindarilah 3 Hal yang Merupakan Sumber Segala Dosa Ini (Bagian 2)

Berita sebelumya6 Keutamaan Saling Mencintai karena Allah yang Akan Membuat Anda Tercengang (Bagian 3)
Berita berikutnyaHindarilah 3 Hal yang Merupakan Sumber Segala Dosa Ini (Bagian 2)