10 Kunci Keberkahan dalam Berbisnis yang Banyak Diabaikan Para Pengusaha (2)

Lanjutan dari 10 Kunci Keberkahan dalam Berbisnis yang Banyak Diabaikan Para Pengusaha

Perhatikan Spesifikasi

Jangan mengurangi atau menambahkan takaran. Berikan sesuai akad. Jika menambah, niati sebagai membagi hadiah. Sebagai wujud terima kasih. Jangan sampai salah niat dan cara hingga penambahan yang Anda berikan tergolong riba.

- Advertisement -

Lakukan sesuai akad. Usahakan sepersis mungkin. Jangan sampai pembeli kecewa. Jika ada ketidaksesuaian karena hal-hal yang tidak Anda sadari sebelumnya, jangan segan untuk menyampaikan dan meminta maaf.

Jika pembeli minta dikembalikan uang pembayaran dan Anda tidak ada akad ‘tidak menerima pengembalian’, maka kembalikanlah. Rugi sedikit tidak masalah, asal berkah.

Hindari Sumpah Palsu

Saat godaan menjadi kaya mendesak-desak, calon pengusaha bisa saja gelap mata. Ia akan melakukan berbagai macam cara demi lakunya produk. Tak jarang mereka menggunakan sumpah atau janji palsu demi larisnya dagangan.

Hindari. Jangan sampai lakukan ini. percayalah, kejujuran akan menghasilkan kebaikan. Sedangkan dusta pasti melahirkan kerugian dan pangkal kesengsaraan di dunia dan akhirat.

Jangan Permainkan Harga

Jangan menjatuhkan harga di bawah pasar. Jangan menaikkan harga di atas harga pasar. Mengambil untuk sebanyak mungkin dibolehkan, tapi perhatikan pula kondisi harga barang sejenis di pasaran serta upaya yang Anda kerahkan demi mendapatkan (memproduksi) barang tersebut.

Memberikan potongan harga dibolehkan. Asal bukan mempermainkan harga. Permainan harga secara sporadis bisa berakibat fatal, baik bagi pembeli maupun penjual. Jika perbuatan Anda diketahui oleh pedagang lain yang jumlahnya lebih banyak, Anda bisa diboikot dan dianggap musuh. Begitu pula tatkala pembeli mengatahui harga yang sebenarnya di pasaran.

- Advertisement -

Jangan Timbun

Ini kerap terjadi di masyarakat pertanian atau produk yang tahan lama. Mereka melakukan penimbunan agar bisa menguasai pasar (monopoli). Dengan demikian, mereka bisa menentukan harga setinggi-tingginya saat pasar mmebutuhkan barang tersebut. Ini termasuk kezhaliman.

“Sipa saja menimbun barang lebih dari 40 hari, ia telah lepas dari Allah dan Allah berlepas darinya.” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, Imam al-Hakim, Imam Ibnu Syaibah, dan Imam al-Bazar Rahimahumullahu Ta’ala.

Sampaikan Kelemahan (Cacat)

Pengusaha Muslim sangat menekankan kejujuran dalam bisnisnya. Sampaikan apa adanya. Jangan dilebih-lebihkan. Jika terdapat kekurangan atau cacat, sampaikan. Jangan disembunyikan, apalagi dengan kesengajaan.

Bersambung ke 10 Kunci Keberkahan dalam Berbisnis yang Banyak Diabaikan Para Pengusaha (3)

- Advertisement -

Terbaru

4 Keutamaan Wudhu yang Mencengangkan

Karena sering dilakukan, kadang wudhu dianggap biasa saja dan disepelekan. Padahal, keutamaan wudhu itu luar biasa. Wudhu adalah cara...

Nasehat Rasulullah Ini Mak Jleb Buat Kita di Bulan Syawal

“Ayo, mana yang lain?” Admin ODOJ mengingatkan di grup. Banyak yang belum tuntas tilawah harian. Pertengahan Syawal telah lewat, namun setoran juz...

Kisah Imam Ahmad dan Dahsyatnya Istighfar Penjual Roti

Sebelum meninggal, Imam Ahmad rahimahullah menceritakan bahwa suatu waktu dalam hidupnya, ketika usianya mulai tua, tiba-tiba muncul keinginan untuk mengunjungi satu kota...

Habis Idul Fitri Langsung Puasa Syawal, Ini Keutamaannya

Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Senin, 2 Syawal 1441 bertepatan dengan 25 Mei 2020,...