Lakukan 10 Amalan Ini, Anda Berhak Mendapatkan Cinta Allah (2)

Lanjutan dari Lakukan 10 Amalan Ini, Anda Berhak Mendapatkan Cinta Allah

Menghayati Nama dan Sifat Allah Ta’ala

Allah Ta’ala memiliki nama-nama yang baik, asma’ al-husna. Nama-nama ini sekaligus menjadi sifat agung yang hanya dimiliki dan berhak disandang oleh-Nya serta mustahil bagi selain-Nya.

- Advertisement -

Menghafal nama-nama-Nya yang agung adalah kebaikan, tapi akan menjadi lebih berdaya guna jika diikuti dengan penghayatan sepenuh jiwa hingga nama-nama tersebut menjadi spirit dalam beramal shalih.

“Barang siapa yang mengenal Allah Ta’ala melalui nama, sifat, dan perbuatan-Nya, pastilah dia mencintai-Nya.” tutur al-Fairuz. Hal ini pun berlaku sebaliknya, mustahil seseorang mencintai Allah Ta’ala dan mendapatkan kecintaan-Nya jika dia tidak mengenal nama-nama-Nya yang agung.

Syukur Nikmat

Ialah mengakui kebajikan, kebaikan, dan nikmat Allah Ta’ala; baik yang terlihat atau tidak. Berbicara nikmat, maka syukur adalah keharusan. Baik dengan hati, lisan, atau perbuatan. Harus selaras dan terus menerus. Apalagi, syukur menjadi salah satu maqam yang tinggi dalam perjalanan spiritual seorang hamba.

Taubat

Kembali kepada Allah Ta’ala sebab kita kerap mengerjakan dosa dan kekeliruan. Bisa dibilang, inilah salah satu tahapan yang paling sukar. Karena tabiat manusia yang sering dirasuki sombong sehingga enggan mengakui kekeliruan dirinya. Taubat dalam bahasa al-Fairuz ialah hancurnya hati berkeping-keping karena menyesal di hadapan-Nya.

Bermunajat

Dalam melakukan munajat, al-Fairuz merekomendasikan waktu malam hari sampai menjelang fajar dengan membaca al-Qur’an al-Karim, bersimpuh dengan tulus, dan diakhiri dengan memohon ampun atas segala dosa yang pernah dilakukan.

Hendaknya kita bersungguh-sungguh untuk melakukan amalan ini sebab amat berat godaannya. Setan tidak akan membiarkan kita bermunajat di malam hari sebab Allah Ta’ala menjanjikan derajat yang mulia bagi siapa yang istiqamah mengamalkannya.

Bergaul dengan Orang Shalih

- Advertisement -

Orang-orang shalih ialah mereka yang cinta dan tulus kepada Allah Ta’ala. Hendaknya kita bergaul dengan mereka untuk mengambil pelajaran, hanya berbicara seperlunya, lebih banyak mendengarkan nasihat, melihat dan merasakan aura keshalihan wajah, serta meyakini bahwa sikap mereka sangat bernilai bagi kita.

Buang Segala Rintangan

Setelah melakukan semua amal pendekatan, seorang hamba yang mendambakan cinta dari Allah Ta’ala harus membuang segala hal yang merintangi dirinya dengan Allah Ta’ala. Agar tidak ada lagi penghalang antara dia dengan-Nya.

Di antara hal-hal yang merintangi seorang hamba dari Allah Ta’ala adalah kesia-siaan, maksiat, dan segala perbuatan dosa. Baik berupa ucapan maupun perbuatan. Bahkan melakukan (memakan) hal-hal yang dibolehkan secara berlebihan juga bisa menjadi penghalang seorang hamba dengan Allah Ta’ala.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

- Advertisement -

Terbaru

Kisah Pemuda Melamar Calon Istri Kedua dengan Kata-Kata Bilal

Pemuda itu galau. Ia jatuh cinta kepada seorang gadis padahal dirinya sudah menikah. Hari demi hari, dirasakannya cinta makin merasuk ke jiwa....

Boleh Jadi Kamu Membenci Sesuatu, Padahal Ia Amat Baik Bagimu

“Yah, kenapa sih mobil kita kecil? Sudah sesak nih,” kata seorang anak kepada ayahnya saat mereka berlima bepergian menuju sebuah tempat wisata.

Nama Istri-Istri dan Anak-Anak Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu memiliki enam orang anak. Seluruhnya menjadi tokoh-tokoh di zamannya, dalam berbagai bidang yang berbeda.

4 Keutamaan Wudhu yang Mencengangkan

Karena sering dilakukan, kadang wudhu dianggap biasa saja dan disepelekan. Padahal, keutamaan wudhu itu luar biasa. Wudhu adalah cara...