Rahasia Rezeki yang Jarang Disadari

0
ilustrasi @www.bbc.com

Satu di antara sebab galaunya seseorang dalam menjalani hidup ialah ketidakmampuannya untuk menyadari rahasia di balik konsep rezeki. Padahal, andai sadar, hampir setiap jenak, setiap manusia mengalami keajaiban rezeki. Baik besar atau kecil, sengaja atau tidak sengaja; dari berbagai macam jalan dan cerita.

***

Satu pekan terakhir, motor belum sempat dicuci ke tempat penyucian motor. Karena sibuk. Banyak kegiatan yang harus dilakukan di luar rumah dan tidak memungkinkan untuk menaruh motor di tempat cucian.

Lantaran tampilan sudah teramat dekil, hampir setiap ada kesempatan, saya selalu mampir ke tempat cuci langganan. Tapi, setiap kali datang, ada saja kisahnya; tutup, sedang ngisi air, atau alasan lain.

Ketika motor dipakai anak untuk jalan, saya juga mengingatkan agar mampir ke steam, jika memang ada kesempatan. Tapi, kisahnya serupa; tutup, antri terlalu panjang, lupa, atau tidak sempat karena padatnya kegiatan.

Sampai dua pekan setelah itu, di hari Jum’at pagi, saya benar-benar berniat mengantarkan motor ke tempat steam motor. Niatnya sembari membaca buku atua berdzikir sampai masuknya wkatu shalat Jum’at.

Saya memacu motor ke tempat cuci langganan. Di tengah jalan terpikir, “Jangan-jangan belum buka karena baru jam 7.” Lalu, rencana saya ubah; di mana pun ketemu tempat cuci, mampir saja.

Tak lama setelah itu, di kanan jalan terbaca tulisan ‘steam motor’ dengan papan yang amat sederhana. Saya hentikan motor, melihat ke arah pintu gerbang yang terbuka setengah.

“Steam bisa, Bang?” ujar saya agak berteriak.

Laki-laki yang tengah mencuci motor sepagi itu mengangguk, sambil tersenyum.

***

Motor yang dicuci oleh lelaki yang baru tamat sekolah menengah kejuruan di Sumatera itu merupakan konsumen pertama pagi itu. Ibu-ibu. “Saya sengaja datang ke sini pagi-pagi. Sebelum ini buka. Karena bersih.” ujar wanita berkerudung kepada saya, tanpa diminta.

Tak lama setelah itu, motor si ibu kelar. Bersih. Wangi. Mengkilap.

Motor saya pun mengambil giliran. Saya menunggu dengan baca-baca, komat-kamit, sarapan, dan sesekali merebahkan badan.

Sesaat sebelum kelar, saya mendatangi sang pencuci. Tuturnya, “Ini baru satu pekan, Mas. Saya dari Lampung. Ikut Om. Sembari mendapatkan pekerjaan, saya disuruh buka usaha steam dulu.”

***

Apakah kawan-kawan melihat kejadian ini biasa-biasa saja? Jika ‘ya’, artinya teman-teman belum memahami rahasia rezeki yang saban hari kita alami. Wajar jika, rezeki kawan-kawan masih biasa-biasa saja. Jika pun banyak, mungkin akan senantiasa merasa kekurangan lantaran tidak memahami rahasia ini.

Mengapa saya dan anak-anak urung mencucui motor sampai dua pekan? Bukankah mudah bagi Allah Ta’ala untuk menggerakkan hati dan badan kami?

Mengapa setiap mendatangi tempat cuci motor langganan selalu ada kisah? Tutup, ngisi air, antre panjang? Siapa yang Mengatur semuanya?

Siapa yang menggerakkan hati, pikiran, dan anggota badan saya hingga menuju tempat steam motor yang baru sepekan beroperasi?

Siapa yang memberi jatah rezeki sepuluh ribu melalui saya di pagi itu kepada anak muda penuh semangat asal Lampung tersebut?

Sungguh, tiada satu pun huruf ini terketik, kecuali atas kuasa Allah Ta’ala.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Berita sebelumyaLakukan Ini Saat Mimpi, Rasulullah Sebut Anda Orang Terbaik
Berita berikutnyaRajin Kunjungi Tempat Ini, Rezeki Mengejar Anda