Panjatkan Doa Ini, Malaikat Diutus di Atas Kepala Anda

0
sumber gambar: jinggo-fotopages.blogspot.com

Di dalam Adabul Mufrad, Imam al-Bukhari meriwayatkan sebuah kisah. Ialah Shafwan bin Abdullah bin Shafwan, suami dari Darda binti Abu Darda. Shafwan berkunjung ke rumah mertuanya itu, di negeri Syam.

Di sana, hanya ada Ummu Darda, ibu mertuanya. Ia bertanya kepada menantunya, “Apakah engkau akan menunaikan ibadah Haji?”

“Ya,” jawab Shafwan menyampaikan keterangan, “saya akan pergi menunaikan ibadah Haji.”

“Doakan aku,” jawab Ummu Darda, “agar senantiasa berada di dalam kebaikan.”

“Sungguh,” lanjut Ummu Darda, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Sesungguhnya doa seorang Muslim untuk saudaranya akan dikabulkan dan diterima dengan doa yang tersembunyi (zhahirul ghaib). Selama dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka di atas kepalanya ada malaikat yang ditugaskan.’

Lanjut Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits yang dikutip oleh Dr ‘Ali Hasyimi dalam Membentuk Kepribadian Muslim Ideal menurut al-Qur’an dan as-Sunnah, “Ketika ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat itu berkata, ‘Aamiin! Dan untukmu seperti apa yang engkau minta (untuk saudaramu).’”

Setelah mendengar wasiat ibu mertuanya, Shafwan pun beranjak menuju pasar, mencari bapak mertuanya, Abu Darda. “Dia,” tutur Shafwan yang dinisbatkan kepada bapak mertuanya, “berkata seperti (Ummu Darda) itu juga, mencontohkan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”

Inilah di antara bonus dalam persaudaraan Islam yang kita galang. Selain persatuan dan kesatuan umat, masing-masing kita akan mendapatkan pahala sebagaimana yang dijanjikan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Maka inilah cara cerdas dalam berdoa. Dimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjanjikan, ada malaikat yang ditugaskan di atas kepala kita saat memanjatkan doa ini. Malaikat itu bertugas mencatat doa kita, menjamin keterkabulannya, lalu memberikan balasan sebagaimana yang kita pintakan untuk saudara yang kita sebut namanya dalam doa.

Karena itu, jangan lelah untuk berdoa. Senantiasalah memanjatkan pinta kepada Allah Ta’ala untuk saudara-saudara Muslim kita, di mana pun mereka berada, tanpa sepengetahuan mereka. Sampaikan permohonan terbaik, agar saudara-saudara kita istiqamah dalam iman dan Islam hingga akhir hayat, dan kelak reuni akbar di surga-Nya. Aamiin.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Berita sebelumyaSabda Nabi yang Lebih Disukai Umar bin Khaththab daripada Dunia
Berita berikutnyaMenjadi Orang yang Diistimewakan Allah Ta’ala