Orang Kafir yang Masuk Islam setelah Menyaksikan Jihad

1
9360
ilustrasi

Disadari atau tidak, orang-orang kafir sedang menggali kuburnya sendiri ketika menyerang negeri-negeri kaum Muslimin. Meski tidak bisa dibandingkan dari segi persenjataan perang, para mujahid di negeri kaum Muslimin senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah Ta’ala.

Selain kekalahan yang pasti mereka dapati, jihad juga membuka banyak orang yang buta mata hatinya untuk melihat cemerlangnya cahaya Islam. Berikut ini beberapa sosok yang mendapatkan hidayah setelah menyaksikan jihad Afghanistan melawan Uni Soviet.

Roger Geraudi

Merupakan salah satu filosof penting dalam Partai Komunis di Perancis. Sosok ini merupakan anggota parlemen dari Partai Komunis dan pernah menduduki kandidat calon presiden Perancis. Ia masuk Islam setahun setelah berlangsungnya jihad Afghanistan.

Setelah masuk Islam, sosok ini banyak menulis buku tentang keislaman. Di antaranya; al-Islam Syahkun (Islam akan berjaya kembali) dan Islam Qadim (Islam akan datang).

Maurice Bucail dan Cousteau

Maurice merupakan salah satu dokter bedah di Perancis. Ia masuk Islam setelah membaca beberapa ayat al-Qur’an. Sedangkan Cousteau yang merupakan pakar ilmu kelautan internasional masuk Islam belakangan setelah terlibat adu argumen dengan Maurice.

Cousteaue mengatakan, “Saya telah menemukan sebuah fenomena menakjubkan setelah melakukan penelitian secara serius dalam waktu yang amat lama. Bahwa air laut dan air sungai tidak bisa bercampur pada suatu posisi di lautan. Terdapat dinding yang menghalangi percampuran kedua jenis air tersebut.”

Maurice yang sudah masuk Islam dan banyak membaca ayat-ayat al-Qur’an pun menimpali, “Fenomena yang kamu sebut sebagai hasil penelitian ilmiah itu telah lama ditegaskan oleh Rabb semesta alam melalui al-Qur’an yang dibawa oleh Muhammad beberapa abad yang lalu.”

Maurice pun membacakan surat ar-Rahman [55] ayat 19-20,

“Dia (Allah) membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya terdapat batas yang tidak bisa dilampaui masing-masing.”

Setelah mendengarkan penjelasan Maurice Bucail dengan saksama, Cousteau pun membaca dua kalimat syahadat. Dia resmi menjadi seorang muslim.

Jihad adalah cara Allah Ta’ala untuk menunjukkan kekuasaan-Nya. Ia juga menjadi sarana pembuktian; apakah seseorang benar imannya atau hanya berpura-pura. [Pirman/Kisahikmah]

Sumber: Tarbiyah Jihadiyah, Syeikh Abdullah Azzam.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here