Eksklusif: Rumus Rahasia dari Guru Tasawuf untuk Mencari Lailatul Qadr

0
ilustrasi @rumaysho.com

Bulan suci Ramadhan sudah diambang pintu. Semoga Allah Ta’ala memberikan keberkahan kepada kita di bulan Sya’ban dan menyampaikan kita di bulan penuh berkah, Ramadhan yang mulia. Semoga Allah Ta’ala menguatkan kita untuk istiqamah beribadah-wajib dan sunnah-di bulan yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an al-Karim.

Di dalam bulan tarbiyah Ramadhan, ada satu malam yang lebih mulia dari seribu bulan atau setara dengan sembilan puluhan tahun. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Allah Ta’ala di dalam al-Qur’an al-Karim surat al-Qadr [97] ayat 1-5.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu, apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”

Meski keberadaan lailatul qadr dipenuh misteri karena dirahasiakan oleh Allah Ta’ala, ada begitu banyak hadits yang bisa kita jadikan sebagai petunjuk untuk mencarinya. Di antara banya hadits itu disebutkan, malam penuh kemuliaan ini diturunkan oleh Allah Ta’ala di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, tepatnya di malam-malam ganjil.

Sebagai sebuah khazanah pemahaman yang perlu kita ketahui, ada satu rumus rahasia untuk mencari kemuliaan lailatul qadr ini. Hal ini dijelaskan oleh Kiyai Haji Muchtar Mu’thi dalam salah satu ceramahnya. Mursyid Thariqah Shiddiyyah ini menjelaskan rahasia menemukan malam lailatul qadr yang digali dari pemahaman beliau terhadap al-Qur’an al-Karim.

Di bulan apa lailatul qadr itu?

Sosok yang menetap di Ploso Jombang ini menjelaskan, adanya di bulan Ramadhan. Hal ini dirujuk dari kalimat lailatul qadr yang terdiri dari 9 huruf hijaiyah (lam, ya’, lam, ta’, alif, lam, qaf, dal, ra’). Maka, jelas beliau, lailatul qadr adanya di bulan ke sembilan dari penanggalan Hijriyah (Muharram, Safar, Rabi’ul Awal, Rabi’ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadhan, Syawal, Dzulqa’dah, Dzulhijjah).

Kapan diturunkannya lailatul qadr?

Kalimat lailatul qadr hanya terdapat tiga kali di tiga tempat. Yaitu surat al-Qadr [97] ayat 1, 2, dan 3. Karena itu, lailatul qadr jatuh di hari ke 27. Angka ini didapat dari 9 (jumlah huruf hijaiyah kalimat lailatul qadr) dikali 3 (jumlah kalimat lailatul qadr di dalam al-Qur’an al-Karim).

Tentu, kita harus berjaga-jaga di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Tidak hanya di malam ke 27. Diniati sejak sekarang. Dipanasi sejak malam pertama Ramadhan. Insya Allah.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Berita sebelumyaBocoran dari Malaikat Jibril kepada Rasulullah yang Harus Kita Amalkan
Berita berikutnyaBenarkah Setan Dibelenggu pada Bulan Ramadhan?