Masya Allah… Meski Buta, Bocah Ini Hafal al-Qur’an di Usia 8 Tahun

0
Membaca al-Quran
ilustrasi

Mahasuci Allah Ta’ala dengan segala ciptaan-Nya. Dia Maha Menciptakan segala sesuatu. Dialah Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan langit dan bumi. Mahasuci Dia yang telah menciptakan langit tanpa tiang, dan membentangkan bumi dengan penyeimbang berupa gunung-gunung nan tinggi menjulang. Semua ciptaan-Nya, tak ada yang sia-sia.

Terlahirlah dengan selamat sesosok bayi lelaki di sebuah kota di Mesir. Ia dilahirkan pada pertengahan bulan Maret tahun 1998. Kehadiran anak laki-laki di rumah itu, tentulah menghadirkan bahagia yang tak terkira.

Sayangnya, kebahagiaan itu sedikit berkurang tatkala mengetahui bahwa sang anak tidak bisa melihat. Maka jika bukan karena iman yang menancap di dalam dada, kedua orang tuanya sudah mengalami depresi. Namun, iman tersebut membuat mereka tegar dalam menghadapi ujian itu.

Mereka mengingat hadits mulia dari sahabat Anas bin Malik yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim dan Ahmad, bahwa barang siapa bersabar dengan setiap ujian yang dihadapi berupa kehilangan penglihatan, maka Allah Ta’ala akan memberikan ganti berupa surga kepadanya.

Meski buta, anak ini dikaruniai nikmat kecerdasan dan kuatnya hafalan. Karena menyadari hal ini pula, Sang Ayah sering memperdengarkan siaran radio yang banyak memutar murattal al-Qur’an, hadits nabi dan ceramah-ceramah keislaman.

Kemudian pada usia enam tahun delapan bulan, Sang Ayah mengirimkannya kepada seorang syaikh untuk membimbingnya menghafal al-Qur’an. Di sanalah Sang Anak mendapat gemblengan disiplin dan pelajaran keikhlasan. Dua setengah tahun setelah itu, Sang Anak berhasil menghafal al-Qur’an 30 juz dengan izin Allah Ta’ala.

Karena kuatnya hafalan dan kecerdasannya itu pula, anak ini berhasil menggondol peringkat pertama ketika lulus sekolah dasar dari seluruh sekolah tunanetra di Mesir. Kemudian oleh ayahnya, dia sering diikutkan berbagai macam perlombaan. Maka di usianya yang masih seumur jagung ketika itu, Sang Anak sudah mengantongi 50 penghargaan dari banyak cabang perlombaan yang diikutinya, termasuk dalam bnyak kompetisi menghafal al-Qur’an.

Bocah dengan kebutuhan dan keahlian khusus nan istimewa ini mendapatkan bimbingan menghafal al-Qur’an dari Syaikh Ridha al-Mursi. Dialah Abdurrahman al-Fiqqi yang mendapat juara satu dalam musabaqah al-Qur’an tingkat Nasional di Mesir yang diadakan di Kota Halwan.

Semoga Allah Ta’ala memberkahi hidupnya dan menganugerahkan kepada kita buah hati yang terpilih menjadi ahli al-Qur’an. Aamiin. [Pirman]

Berita sebelumyaBersenang-senang di Surga karena Ranting dan Dahan Berduri
Berita berikutnyaKalimat yang Setara dengan Satu Pohon di Surga