Jika Mengetahui, Niscaya Anda Ingin Sakit Hingga Meninggal Dunia

5

Orang-orang beriman akan hidup dalam kesyukuran penuh sebab sehat, dan kesabaran yang tak berkurang saat sakit. Bagi mereka, sehat adalah sarana untuk taat dan menaikkan derajat di sisi-Nya; sedangkan sakit menjadi sarana pengurang dosa jika dijalani dengan sabar.

Abdullah bin Mas’ud menceritakan. Saat itu, ia sedang duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Tiba-tiba, Nabi umat Islam ini tersenyum. Maka bertanyalah Abdullah bin Mas’ud, “Mengapa engkau tersenyum, ya Rasulullah?”

“Mengherankan sekali jika orang yang beriman mengeluh saat sakitnya. Seandainya mengetahui apa yang ia dapatkan ketika sakit, niscaya ia ingin jatuh sakit hingga meninggal dunia.”

Tak lama setelah itu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kembali tersenyum sambil mendongakkan kepala, seperti melihat sesuatu. Maka, Abdullah bin Mas’ud menanyakan alasannya kepada kekasihnya itu.

“Aku kagum dengan dua malaikat yang turun dari lagit. Mereka mencari seorang hamba di tempat biasanya ia shalat. Namun, (malaikat itu) tidak menemukannya.”

Sabda Nabi melanjutkan, “Maka mereka naik ke atas langit seraya melapor kepada Allah Ta’ala, ‘Wahai Tuhan kami, hamba-Mu yang mukmin itu biasa kami catat amalnya sehari semalam begini dan begini.’” Lanjut malaikat menyampaikan temuannya, “Namun, kali ini kami melihatnya tertahan oleh tali-Mu (karena sakit). Sehingga kami tidak mencatat apa pun dari amalnya.”

Maka kepada dua malaikat itu, Allah Ta’ala berfirman sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya yang dikutip oleh Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam ‘Uddatush Shabirin, “Catatlah amal yang biasa dilakukan hamba-Ku sehari semalam, tanpa dikurangi sedikit pun.”

“Karena Aku menjamin pahala amal yang darinya Kucegah dari melakukannya, sedangkan ia tetap mendapatkam amal yang telah ia lakukan.”

Maka berbahagialah sebab kita menjadi orang yang beriman. Jika sehat dan dijalani dalam takwa, Allah Ta’ala telah menjanjikan pahala yang agung dan kelak berhak memasuki surga. Sebaliknya, jika Allah Ta’ala takdirkan orang-orang beriman itu mengalami sakit, meski ia telah berusaha sebaik mungkin agar tetap sehat, maka Allah Ta’ala pun menjanjikan pahala berupa surga atas kesabaran yang senantiasa dieja.

Dan, semoga kita bisa menjalani dua takdir itu; dengan yang mana pun. Aamiin. [Pirman]

Berita sebelumyaBocah Yahudi yang Dikeluarkan dari Neraka oleh Rasulullah
Berita berikutnyaDokter yang Menolak Jihad karena Harta

5 KOMENTAR

  1. BERSYUKURLAH bagi yg slalu membiasakan beramal soleh,….Allah Ta’ala berfirman sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya yang dikutip oleh Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam ‘Uddatush Shabirin, “Catatlah amal yang biasa dilakukan hamba-Ku sehari semalam, tanpa dikurangi sedikit pun.”…………..dan marilah segerakan tobat bagi KITA yang masih selalu berbuat maksiat serta dosa2 siang dan malam, Asstagfirullohal’adhim.AMIN

  2. Subhanalloh…
    Semoga ini mjd sebuah pencerahan…
    Syukur atas semua ni’mat..sabar atas segala cobaan..
    .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.