Kiat Hindari Maksiat dari Imam Ibnul Jauzi

0
source: nyultam.com

Setan akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menggoda kaum Muslimin. Setan tidak akan pernah berhenti sampai seorang Muslim tergelincir melakukan kekeliruan dan bergelimang dalam dosa. Setan dan bala tentaranya memilki misi mencari sebanyak-banyaknya pengikut untuk dijerumuskan ke dalam siksa neraka yang menyala.

Maka kita harus waspada. Tidak boleh lalai. Karena satu kelalaian sekecil apa pun akan dimanfaatkan dengan sangat baik hingga setan merasuk ke dalam diri lantas melancarkan godaannya.

Sebagai upaya mempertahankan diri agar terjaga dari godaan setan, ada kiat-kiat yang bisa ditempuh oleh kaum Muslimin. Ialah kiat-kiat yang disebutkan oleh Allah Ta’ala dalam banyak ayat-Nya dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dalam banyak haditsnya.

Sebagai pelengkap, sebab jauhnya jarak antara kita dengan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, kiat dari ulama juga harus senantiasa diperhatikan. Merekalah para pewaris Nabi dan pembawa risalah kebenaran yang sejati.

Adalah Imam Ibnul Jauzi yang memberikan wasiat kepada kaum Muslimin agar mampu menghindar dari maksiat dan berbagai jenis godaan setan. Beliau menyebutkan dalam Shaid al-Khatir, “Untuk menghayati masalah ini, aku meminta Anda membayangkan saat-saat menjelang kematian dan pahitnya penyesalan atas keteledoran semasa hidup.”

Tatkala kita berhasil menghadirkan bayangan kematian di dalam diri, maka sekuat apa pun godaan untuk bermaksiat akan sirna seketika. Tiada yang berdaya di hadapan maut. Seluruh kepongahan sirna tanpa bekas. Luntur seketika.

Ketika itu, “Manisnya berbagai macam kesenangan telah berubah menjadi bau yang teramat pahit hingga yang tersisa hanya pahitnya kesedihan nan tak terperikan.”

Inilah sajian khas para tabib hati. Mereka diberi karunia oleh Allah Ta’ala untuk mengetahui penyakit hati secara terperinci sehingga mampu memberikan resep dan obat secara tepat. Dan inilah yang seharusnya diketahui oleh seluruh kaum Muslimin, lantaran bisikan untuk bermaksiat senantiasa dilancarkan oleh setan nan terlaknat.

Berpikirlah tentang akibat buruknya. Bayangkan ketika Anda terbujur kaku tanpa nyawa. Tiada nafas. Tak ada gerak. Nihil tanda-tanda kehidupan.

Tatkala bayangan kematian berhasil dihadirkan, keinginan untuk berbuat dosa akan sirna seketika. Tanpa sisa.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Berita sebelumya9 Hikmah Qurban yang Diungkap KH M Arifin Ilham
Berita berikutnya3 Kiat Cemerlang Sejak Remaja