Filsuf Inggris: Aku Berharap, Islam Menjadi Jalan Bagi Dunia

0
sumber gambar: www.asliindonesia.net

Islam yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam merupakan ajaran terbaik yang berlaku hingga akhir zaman. Tiada yang lebih baik dari Islam. Islam adalah satu-satunya agama yang diterima oleh Allah Ta’ala.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam sebagai pembawa Islam merupakan sosok teladan yang diutus untuk memperbaiki akhlak manusia. Tidaklah beliau diutus, melainkan untuk menyempurnakan perangai umat manusia hingga menjadi agung dan mulia.

Pesona akhlak ini telah dibuktikan dengan sangat baik oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam. Baik di tingkat pribadi, keluarga, masyarakat, hingga menjadi pemimpin negara dan terhadap Allah Ta’ala.

Kepada diri sendiri, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam tidak pernah melakukan tindakan konyol yang mencelakakan kelangsungan fisik, pikiran, dan jiwa. Semua yang dikatakan, dimakan, dan dikerjakan oleh beliau hanyalah kebaikan yang mengundang kebaikan serupa.

Kepada keluarganya, beliau adalah suami paling romantis, paling baik akhlaknya, dan tidak segan membantu istri untuk melakukan pekerjaan domestik. Beliau pernah membantu istrinya mengolah tepung, menjahit pakaian, memperbaiki sandal, dan lain sebagainya.

Sangat memesona dan tiada tandingnya. Sebab kala itu dan hingga kini, kebanyakan pemimpin tingkat kecamatan sekalipun memiliki banyak pembantu untuk mengurusi hajat dirinya.

Lebih-lebih lagi kepada msyarakat. Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wa sallam sudah dijuluki ‘yang terpercaya’ sejak usia muda. Beliau menyelamatkan orang-orang Makkah dari pertumpahan darah saat memberikan solusi jitu dalam peletakkan Hajar Aswad.

Ketika beliau mulai berdakwah, meski banyak kaum kafir yang menolak dakwahnya, mereka masih menitipkan barang-barang pribadi atau mempercayai Muhammad bin Abdullah sebagai hakim atas sengketa yang terjadi. Sebabnya, Muhammad senantiasa jujur. Tidaklah sebuah perselisihan diserahkan kepadanya, melainkan solusi kebaikan yang didapatkan.

Beliau juga terkenal rendah hati, ramah, suka menolong, rajin berderma, baik hati kepada kawan, tidak dendam kepada musuh, dan akhlak-akhlak mulia lainnya.

Dalam tataran bernegara, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam belum mendapatkan pesaing hingga kini. Di tangannya, orang-orang badui yang terbelakang dan jahiliyah ‘disulap’ menjadi sosok berperadaban tinggi hingga memimpin dunia seraya memberi cahaya yang amat menerangi.

Rangkaian pesona akhlak itulah yang menjadi dasar bagi seorang Filsuf Inggris untuk menyampaikan pengakuan tulus. Meski non-Muslim, laki-laki bernama Bernard Shaw ini mengakui kecemerlangan Islam dan menyampaikan harapannya secara jujur.

“Aku telah membaca kehidupan Rasul Islam dengan baik, berkali-kali, dan berkali-kali. Dan aku tidak menemukan kecuali akhlak-akhlak luhur yang semestinya. Dan aku berharap, Islam menjadi jalan bagi dunia.”

Jika non-Muslim saja mengakui keagungan dan kepemimpinan Islam, apa kata dunia jika orang Islam justru meragukan ajaran paling mulia di muka bumi ini?

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Berita sebelumyaLelucon Cerdas Ulama Humoris Berusia 80 Tahun
Berita berikutnyaJika Imam Ini Tak Pernah Ghibah Sejak Kecil, Kamu Sejak Kapan?