Baca Doa Ini 3 Kali, Malaikat Turun dari Langit Ketiga untuk Membantu

0
19183
ilustrasi @Danang Press - WordPress.com

Seorang laki-laki melakukan perjalanan bisnis dari Syam ke Madinah. Karena satu dan lain hal, ia tidak turut serta bersama pebisnis lain. Ia berupaya sekuat kemampuan untuk menjaga barang dagangan seraya bertawakkal kepada Allah Ta’ala.

Di tengah perjalanan, seorang perampok mencegat dirinya. Membawa sebilah pedang, perampok itu berteriak mengancam, “Berhenti!”

Tanpa banyak protes, laki-laki ini lekas tunaikan langkahnya.

“Serahkan semua hartamu. Menyingkirlah dari jalan,” paksa si perampok.

“Sebelum mengambil semua hartaku dan membawanya pergi, izinkan aku mendirikan shalat sunnah,” lanjut si laki-laki, tenang.

“Segeralah! Jangan berlama-lama,” bentak si perampok, mengizinkan.

Si laki-laki pun mengambil air wudhu dengan khusyuk, memastikan arah kiblat, lalu mengangkat tangan seraya mengucapkan takbir, memuji Kemahabesaran Allah Ta’ala.

Setelah larut dalam khusyuk, si laki-laki yang mendirikan empat raka’at sunnah itu menengadahkan tangan, meminta kepada Allah Ta’ala Yang Maha Mengabulkan doa.

“Setelah laki-laki itu menyelesaikan doanya,” tutur Imam Abu Bakar Al-Thurthusyi Al-Andalusi mengisahkan di dalam Al-Ma’tsurat, “seketika itu datanglah seorang laki-laki yang menunggani kuda dan membawa belati berkilauan cahaya.”

Si perampok segera menyergap laki-laki berjubah hijau, lalu terjadilah adu fisik antara keduanya. Dengan mudah, laki-laki berjubah berhasil melumpuhkan si perampok hingga tiada daya.

Sosok berjubah putih itu pun mendatangi si laki-laki yang masih berada dalam posisi berdoanya, “Berdirilah dan bunuhlah dia.”

“Siapa kamu? Aku tidak pernah membunuh seorang pun sebelumnya. Aku tidak ingin membunuhnya.” tegas si laki-laki.

“Aku adalah malaikat dari langit ketiga. Saat engkau memanjatkan doa, kami mendengar ketukan di pintu-pintu langit. Para malaikat berkata, ‘Ada sesuatu yang terjadi’. Tak lama setelah itu, Jibril menyebutkan nama orang yang menimpakan kesusahan kepadamu (perampok). Allah Ta’ala memanggil namaku, lalu memerintahkan agar aku membunuhnya.”

Sebelum beranjak pergi, malaikat yang berubah menjadi laki-laki berjubah hijau, menunggang kuda, dan membawa belati berkilauan cahaya ini berkata, “Wahai Abdullah, ketahuilah. Siapa saja yang berdoa dengan doa yang engkau panjatkan tadi saat alami kesukaran dan musibah, Allah Ta’ala akan menghilangkan kesusahannya itu dan menolongnya.”

Doa yang dipanjatkan oleh laki-laki dalam kisah ini terdapat dalam kitab Al-Ma’tsurat tulisan Imam Abu Bakar Al-Thurthusyi Al-Andalusi.

“Wahai Dzat Yang Maha Pengasih. Wahai Dzat Yang Maha Pengasih. Wahai Dzat Pemilik ‘Arsy yang agung. Wahai Dzat Yang Maha Mengadakan dan Maha Membangkitkan. Wahai Dzat Yang Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang dikehendaki. Aku memohon kepada-Mu dengan cahaya Wajah-Mu yang memenuhi pilar-pilar ‘Arsy-Mu, dengan Kekusaan-Mu yang Engkau menciptakan Makhuk-Mu, dengan Rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu. Tidak Tuhan selain Engkau. Wahai Dzat Maha Penolong, tolonglah Aku. Wahai Dzat Maha Penolong, tolonglah aku.” [Kisahikmah/Pirman]

SHARE
Previous articleInilah Sebab Gagalnya Doa
Next articleInilah Amalan yang Memasukkan Imam Ahmad ke Dalam Surga