Baca Doa Ini, Allah akan Menjawab “Ya”

6
ilustrasi @Antara

Di antara nikmat yang Allah Ta’ala karuniakan kepada seorang hamba adalah keasyikan dalam menyampaikan pujian, penyucian, maupun permintaan kepada-Nya. Sebab Dialah yang Maha Mendengar dan Mengabulkan setiap permintaan.

Di dalam al-Qur’an dan hadits banyak terdapat redaksi doa yang digaransi keterkabulannya oleh Allah Ta’ala. Seperti doa Nabi Adam, Nabi Yunus, Nabi Ibrahim, Nabi Isa ‘Alaihimus salam dan lain sebagainya.

Di antara doa itu, ada yang disebutkan langsung mendapatkan jawaban dari Allah Ta’ala. Bahkan dalam sebuah riwayat dikatakan, “Allah Ta’ala menjawab, ‘Ya.'”

Allah Ta’ala berfirman, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diupayakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan/keburukan) yang diperbuatnya.”

(Mereka berdoa), “Ya Rabb kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau bersalah.”

Maka, dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ini, Allah Ta’ala menjawab, “Ya.”

Mereka pun melanjutkan pintanya, “Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.”

Dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim ini, Allah Ta’ala pun menjawab, “Ya.”

“Ya Rabb kami,” seru mereka selanjutnya, “janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya.”

Allah Ta’ala pun menjawab untuk yang ketiga kalinya, “Ya.”

Pungkas orang-orang mukmin ini menyampaikan pintanya, “Berikanlah maaf kepada kami, ampunilah kami, dan berikanlah rahmat kepada kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.”

Maka Allah Ta’ala pun menjawab sebagaimana riwayat yang dikutip oleh Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya ini, “Ya.”

Doa yang mulia ini merupakan salah satu kalimat agung yang terdapat di akhir surat al-Baqarah (ayat 286). Bersamaan dengan ayat sebelumnya (285), keduanya merupakan ayat pilihan yang jika dijadikan amalan setiap malam, maka pelakunya akan tercukupi oleh keduanya.

Sedangkan dalam riwayat Imam Ahmad dari Abu Dzarr al-Ghifari, dua ayat terakhir ini terdapat di perbendaharaan ‘Arsy dan belum pernah diturunkan kepada kepada seorang Nabi selain Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Semoga Allah ilhamkan kepada kita untuk menjadikan kedua ayat ini sebagai dzikir dan pemahaman yang mendalam untuk dijadikan pedoman dalam kehiupan sehari-hari. Aamiin. [Pirman]

Berita sebelumyaPerbuatan yang Menghapus Seluruh Amal
Berita berikutnyaKesabaran yang Paling Berat

6 KOMENTAR

  1. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    • “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.
      (QS. AL-BAQARAH 2:286)

  2. “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.
    (QS. AL-BAQARAH 2:286)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.