Lebih Lama Nonton, Online, atau Baca Koran daripada Baca al-Qur’an? Simaklah Nasihat KH M Arifin Ilham Ini!

0
KH M Arifin Ilham @https://www.facebook.com/kh.muhammad.arifin.ilham/photos/a.435861909738.221420.56922759738/10154346330214739/?type=3&theater

Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham bertanya kepada kita semua, “Sahabatku, senang mana (antara) membaca al-Qur’an dengan membaca koran?”

Sosok kharismatik pimpinan Majlis az-Zikra ini melanjutkan, “Kalau membaca novel, roman, atau cerita picisan, kita bersemangat menuntaskan satu hari sampai seminggu. Lalu, bagaimana dengan mengkhatamkan al-Qur’an? Berapa lama kita bisa mengkhatamkannya?”

“Begitu lama kita nongkrong di depan televisi atau asyik dengan facebook (media sosial). Lalu, apakah selama itu kita mau duduk di majlis al-Qur’an? Mengapa selain al-Qur’an lebih senang, semangat, dan kuat berlama lama?”

Mari arahkan pertanyaan reflektif ini ke dalam diri masing-masing kita. Mengapa semua ini terjadi? Padahal kita mengaku sebagai Muslim.

Lanjut dai kelahiran Banjarmasin ini menerangkan, “Inilah yang membuat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersedih, mengadu kepada Allah Ta’ala, ‘Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan al-Qur’an ini sebagai sesuatu yang tidak dipedulikan.’ (Qs. al-Furqan [25]: 30). Padahal sahabatku, kemuliaan dan kehinaan seseorang tergantung sifat dan sikapnya kepada al-Qur’an.”

Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dalam riwayat Imam Muslim Rahimahullahu Ta’ala, “Sesungguhnya Allah Ta’ala memuliakan derajat suatu kaum karena kaum itu memuliakan al-Qur’an dan Allah Ta’ala merendahkan suatu kaum karena mereka tidak mempedulikan al-Qur’an.”

Di akhir nasihatnya itu, dai yang kerap mengenakan busana serbaputih ini mengajak kaum Muslimin untuk memanfaatkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya, dengan memperbanyak interaksi dengan al-Qur’an al-Karim.

“Subhanallah… Bulan Ramadhan (adalah) bulan al-Qur’an. Ayo sahabat dan keluargaku, kita baca, pelajari, hayati, amalkan dan dakwahkan mukjizat yg mulia ini. Sebesar apa perhatikan kita kepada al-Qur’an, sebesar itulah perhatian Allah Ta’ala kepada kita. Allahumma, ya Allah rahmatilah kami dengan al-Qur’an. Jadikan ia imam, cahaya, petunjuk dan rahmat bagi kami. Ya Allah, ingatkanlah kami apa yang kami lupa dan ajarkan bagi kami apa yang kami jahil. Karuniakanlah kepada kami untuk dapat membacanya sepanjang malam, ya Allah, dan sepanjang siangnya. Jadikanlah ia perisai bagi kami, wahai Tuhan sekalian alam. Aamiin. Aamiin. Aamiin.”

Hari kedua Ramadhan, tilawah kita sudah berapa juz?

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah].

Berita sebelumyaKisah yang Membuat Anda Malu Jika Terlambat Shalat Jamaah
Berita berikutnyaAwas!